Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Desember 2019, 10:30 WIB 509 PDF

Bupati Launching Ka Sancaka Utara Di Stasiun Cepu

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~4 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Launching Ka Sancaka Utara Di Stasiun Cepu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Bupati Djoko Nugroho dengan didampingi Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si dan Direktur PT KAI DAOP 4 Semarang, pada hari Minggu (1/12/2019) melakukan launching Kereta Api (KA) Sancaka Utara di Stasiun Besar Cepu. Launching ini sekaligus menandai pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) yang baru oleh PT.KAI per 1 Desember 2019.

Adapun KA Sancaka Utara ini, menurut Direktur PT KAI DAOP 4 Semarang, M Nurul Huda, akan melayani jalur Surabaya Pasar Turi menuju Lamongan – Babat – Bojonegoro – Cepu – Randublatung – Kradenan – Gambringan – Gundih – Salem – Solo Balapan – Klaten – Yogyakarta – Wates – Kutoarjo.

“Kereta ini sebagai wujud peningkatan layanan masyatakat dari PT KAI untuk wilayah Kabupaten Blora dan sekitarnya. Jika sebelumnya hendak ke Solo keretanya harus ke Semarang dulu, maka dengan melalui jalur Gambringan – Gundih ini akan memotong waktu hingga satu jam lebih. Cepu-Jogja akan cukup ditempuh dengan waktu 3-4 jam,” ungkap M Nurul Huda.

Untuk rangkaian keretanya, menurut M Nurul Huda terdiri dari 8 gerbong. Yakni 4 gerbong kelas eksekutif dengan jumlah tempat duduk 200 kursi, dan 4 gerbong kelas bisnis dengan jumlah tempat duduk 260 kursi. Total ada 460 kursi penumpang di KA Sancaka Utara ini.

Sedangkan jadwal keberangkatannya, KA Sancaka Utara ini berangkat dari Stasiun Cepu pukul 09.17 WIB, berangkat dari Stasiun Randublatung 09.42 WIB. Sampai di Solo 11.54 WIB, dan sampai di Jogja 12.56 WIB. Sedangkan jadwal pulangnya dari Jogja 18.20 WIB, dari Solo 19.27 WIB, dan tiba di Randublatung 21.55 WIB, lalu tiba di Cepu 22.19 WIB. Jadwal dan harga tiket selengkapnya bisa dilihat pada aplikasi KAI Access.

Bupati Djoko Nugroho pun mengaku senang dengan adanya KA Sancaka Utara yang melayani trayek hingga Solo, Jogja dan Kutoarjo ini. Menurut Bupati, ada banyak masyarakat Blora yang sekolah, kuliah dan bekerja di Solo dan Jogja, sehingga ini merupakan terobosan bagus yang dilakukan PT.KAI.

“Alhamdulillah, terimakasih PT KAI atas kemudahan transportasi untuk warga kami yang ingin ke Solo dan Jogja, hingga Kutoarjo. Banyak anak-anak Blora yang kuliah di Solo dan Jogja, ini akan sangat membantu mereka. Apalagi KA ini tidak hanya berhenti di Cepu, namun juga di Randublatung. Harganya juga bersahabat, setara naik travel. Ayo kita naik kereta, sebaliknya ayo kita ajak teman kita yang ada di Jogja, Solo dan Surabaya untuk dolan Blora,” ungkap Bupati.

Kedepan, Bupati Djoko Nugroho juga kembali meminta agar PT KAI bisa menghidupkan lagi Stasiun Wado di Kecamatan Kedungtuban. Selain itu revitalisasi Stasiun Cepu diminta agar bisa dipercepat agar area parkir kendaraan penumpang bisa lebih luas dan nyaman.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si mengusulkan agar PT.KAI bisa mengupayakan adanya armada terusan menuju Kota Blora yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Stasiun Cepu.

“Menurut jadwal yang saya terima, KA Sancaka Utara ini sekembalinya dari Jogja, sampai Cepu sekitar pukul 22.19 WIB. Begitu juga kereta dari Jakarta kebanyakan tiba di Stasiun Cepu malam hari. Yang penumpang tujuan Blora pasti kesulitan transportasi malam. Kita ingin PT KAI bisa mengupayakan armada terusan seperti yang ada di Semarang. Kalau di Semarang, dari Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang ada armada terusan antar jemput penumpang sampai Demak, Kudus dan Pati. Kami berharap di Stasiun Cepu ini ada armada terusan menuju Blora,” terang Wakil Bupati.

Terpisah, salah satu penumpang KA Sancaka Utara asal Blora, Prima Mulia (25) mengaku senang bisa berkesempatan naik kereta baru tujuan Solo, Jogja dan Kutoarjo ini.

“Alhamdulillah empat hari yang lalu dapat kabar ada kereta baru, langsung cari tiket dan dapat. Ini sama suami mau ke rumah saudara yang ada di Solo. Kalau biasanya naik bus lewat Purwodadi lama, kalau naik motor capek. Sekarang bisa naik kereta lebih nyaman dan cepat. Semoga bisa ditambah lagi keretanya, kalau bisa kelas ekonomi agar lebih terjangkau buat anak-anak kuliah,” ujar Prima Mulia.

Turut hadir dalam launching tersebut, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala OPD terkait, para Camat, Forkopimcam Cepu, dan Kades/Kalur se Kecamatan Cepu. (Tim Liputan Blora).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi