Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 10 Maret 2026, 19:27 WIB 502 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dampak Korban Banjir Di Jati Agung Bertambah, Jumlah Logistik Di Kecamatan Jati Agung Belum Memadai Untuk Disalurkan

Penulis: Korwil Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dampak Korban Banjir Di Jati Agung Bertambah, Jumlah Logistik Di Kecamatan Jati Agung Belum Memadai Untuk Disalurkan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Korwil Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pasca banjir pada Jumat (6/3/2026), situasi di Kecamatan Jati Agung masih memprihatinkan. Jumlah warga terdampak meningkat dari 865 KK menjadi 1211 KK, dengan penambahan dari desa-desa yang belum terdata sebelumnya.

Bantuan yang telah diterima antara lain 890 karung beras, peralatan mandi, selimut, matras, dan makanan siap saji. Namun, bantuan ini belum sepenuhnya disalurkan karena jumlahnya belum cukup untuk warga terdampak.Selasa.(10/3/2026)

Warga merasa bantuan yang diberikan belum merata, dengan beberapa hanya menerima beras 10 kg. Media online juga melaporkan bahwa bantuan lain seperti sembako, minyak, telur, dan selimut belum disalurkan, memicu kekhawatiran warga.

Camat Jatiagung Rizwan Effendi, SKM., M.M, mengungkapkan bahwa bantuan beras 10 kg per KK telah disalurkan, namun bantuan lain masih menunggu arahan pimpinan dan tambahan logistik dari pemerintah kabupaten.

“Semua sudah kami sampaikan, yang ada saat ini yang bisa full dibagikan berupa bantuan beras 10 kg per KK bagi warga terdampak banjir,” kata Camat Rizwan.

Camat Rizwan juga mengingatkan pengembang perumahan untuk melengkapi fasilitas umum dan membuat saluran drainase yang baik agar banjir tidak terulang. Warga juga diimbau untuk memperbarui identitas mereka ke Lampung Selatan agar lebih mudah didata oleh pemerintah.(Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Korwil Lampung

Korwil Lampung

Koordinator Wilayah Lampung

Koordinator liputan investigasi, hukum, dan peristiwa daerah Lampung.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi