Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 17 Februari 2020, 17:20 WIB 2,304 PDF

Dari Sarasehan dan Dialog Penguatan NKRI Se Eks Karesidenan Surakarta ; GURU RAME RAME ANGKAT BICARA

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dari Sarasehan dan Dialog Penguatan NKRI Se Eks Karesidenan Surakarta ; GURU RAME RAME ANGKAT BICARA
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Saat ini pemerintah sedang gencar meningkatkan pengawasan serta penanggulangan terhadap segala rongrongan yang akan menghancurkan kedaulatan dan keutuhan negara banyak hal yang selama ini ditengarahi oleh pemerintah Kesatuan Republik Indonesia. Berdasarkan itu pemerintah sedang menggalakkan program kerja yang berkorelasi dengan pembentukan mental karakter anak bangsa.

Sarasehan dan dialog interaktif bagi guru, kepala sekolah, rohis MAN SMA SMK se Eks Karesidenan Surakarta yang dibuka secara resmi oleh gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo itu mendapat tanggapan positif dari kalangan dunia pendidikan khususnya. Gubernur meminta beberapa anak untuk maju kedepan dan ditanya soal hak dan kewajiban siswa dalam mengendarahi sepeda motor. Anak sekolah naik motor tidak bawa SIM dan helm itu benar atau tidak. Banysk hal yang harus dibenahi di dunia pendidikan agar kualitas kita meningkat. Satu hal yang wajib dan harus dijaga dalam tatanan orang jawa bahwa anak harus hormat dan patuh psda guru dan orang tua. Perlu digaris bawahi jika ada murid berani dengan gurunya maka dipastikan anak itu tidak akan jadi orang besar. Belum lama ini majalah Didik juga pernah wawancara dengan Ustad Toyibun mantan Kepala SMAN 4 Surakarta bahwa anak yang patuh pada guru dan orangtua pasti akan jadi orang hebat, katanya..

Banyak hal yang dihadapi guru dan orangtua terkait dengan permasalahan kenakalan remaja. Bolos sekolah, merokok, berkata kotor, kebut kebutan dll adalah suatu masalah yang utama dan harus mendapatkan penanganan serius dari guru. Pokoknya tugas guru tidak hanya urusan skil tetapi juga kharakter. Karena itu dalam seleksi guru kedepan harus mencari guru yang baik dan berkharakter tinggi. Dr. Harbono, S.Kar, M.Sn guru seni pedalangan SMKN 8 Surakarta angkat jempol dengan acara ini, karena memiliki arti dan makna yang luas. Sedangkan satu hal yang penting dan harus diterapkan adalah pendidikan kharakter yang sifatnya khusus tidak diselibkan di beberapa mata pelajaran.

Senada dengan hal itu Kepala SMK 1 Kosgoro Sragen Danang Prijatmiko, SE, S.Kom, M.Pd juga mengaku salud dan bangga atas acara Sarasehan dan dialog Penguatan NKRI yang dikhususkan bagi guru, dan kepala sekolah. Demikian pula dengan Agustin Prabarini, S.Pd, M.Sn guru musik SMKN 8 Surakarta dengan terselenggaranya acara ini, Sekolah kami tidak dipandang sebelah mata. Kedepan dialog seperti ini, khususnya soal kharakter, dan pemantapan NKRI harus jadi Harga Mati bagi anak anak bagsa yang sekarang sedang menimba ilmu dibangku sekolah. Saya setuju kalau soal moral dan sikap, serta rasa nasionalisme ditingkatkan bahkan sebagai syarat mutlak bagi calon guru dan SDM apapun kantornya, ungkapnya. (Ries/Her).

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi