Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 14 Maret 2020, 00:40 WIB 1,177 PDF

DARURAT VIRUS CORONA..!, Pemkot Solo Liburkan Sekolah Hingga Beberapa Hari Kedepan

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DARURAT VIRUS CORONA..!, Pemkot Solo Liburkan Sekolah Hingga Beberapa Hari Kedepan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) menetapkan kasus virus corona di kota Solo sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan diumumkan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo usai rapat di rumah dinas Walikota, Loji Gandrung, Jumat (13/3) malam.

“Kami memutuskan untuk menetapkan Solo KLB virus Corona dan setelah ditetapkan sebagai KLB corona tentunya kami mengambil langkah-langkah,” kata Rudy.

Dengan ditetapkannya status KLB virus Corona di Solo, Pemkot langsung mengambil langkah-langkah drastis. Di antaranya dengan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA hingga status dicabut. Evaluasi akan dilakukan setiap 14 hari sesuai masa inkubasi virus corona.

“SD, SMP, dan sederajat tidak masuk sekolah dulu. Tidak libur tapi belajar di rumah. Kalau untuk SMA karena ini sedang ujian, biar selesai ujian dulu,” kata Rudy.

Kepala Dinas Pendidikan Etty Retnowati menjelaskan kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di rumah siswa. Tugas-tugas sekolah diberikan guru melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dengan pengawasan dari wali murid.

“Guru-guru dan karyawan sekolah tetap masuk untuk menjaga kebersihan dan keamanan sekolah,” katanya.

Seperti diketahui, tiga pasien dinyatakan positif corona di RSUD Moewardi Solo. Salah satunya meninggal dunia, Rabu (11/3) kemarin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo telah melakukan contact tracking dan menemukan setidaknya ada 62 orang yang melakukan kontak erat (close contact) dengan pasien. Mereka berasal dari kalangan keluarga dan karyawan pasien serta tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit yang pernah didatangi pasien tersebut. (hr/*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi