Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 14 Maret 2020, 00:40 WIB 1,128 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

DARURAT VIRUS CORONA..!, Pemkot Solo Liburkan Sekolah Hingga Beberapa Hari Kedepan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DARURAT VIRUS CORONA..!, Pemkot Solo Liburkan Sekolah Hingga Beberapa Hari Kedepan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) menetapkan kasus virus corona di kota Solo sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan diumumkan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo usai rapat di rumah dinas Walikota, Loji Gandrung, Jumat (13/3) malam.

“Kami memutuskan untuk menetapkan Solo KLB virus Corona dan setelah ditetapkan sebagai KLB corona tentunya kami mengambil langkah-langkah,” kata Rudy.

Dengan ditetapkannya status KLB virus Corona di Solo, Pemkot langsung mengambil langkah-langkah drastis. Di antaranya dengan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA hingga status dicabut. Evaluasi akan dilakukan setiap 14 hari sesuai masa inkubasi virus corona.

“SD, SMP, dan sederajat tidak masuk sekolah dulu. Tidak libur tapi belajar di rumah. Kalau untuk SMA karena ini sedang ujian, biar selesai ujian dulu,” kata Rudy.

Kepala Dinas Pendidikan Etty Retnowati menjelaskan kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di rumah siswa. Tugas-tugas sekolah diberikan guru melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dengan pengawasan dari wali murid.

“Guru-guru dan karyawan sekolah tetap masuk untuk menjaga kebersihan dan keamanan sekolah,” katanya.

Seperti diketahui, tiga pasien dinyatakan positif corona di RSUD Moewardi Solo. Salah satunya meninggal dunia, Rabu (11/3) kemarin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo telah melakukan contact tracking dan menemukan setidaknya ada 62 orang yang melakukan kontak erat (close contact) dengan pasien. Mereka berasal dari kalangan keluarga dan karyawan pasien serta tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit yang pernah didatangi pasien tersebut. (hr/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi