Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
OLAH RAGA 10 Desember 2024, 06:40 WIB 972 PDF

Dari Eksibisi Tinju Amatir Surakarta, Para Petarung Muda Siap Harumkan Bangsa

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dari Eksibisi Tinju Amatir Surakarta, Para Petarung Muda Siap Harumkan Bangsa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SOLO – INFODSANEWS | Sparing Boxing Surakarta (SBS) didukung oleh Pringgondani Fighting School, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), serta KONI Surakarta, serta beberapa sponsor dan puluhan partner lainnya dengan bangga menyelenggarakan event pertandingan tinju. Yaitu Eksibisi Tinju Amatir Surakarta dengan tema Prestasi Membangun Negeri, di Taman Cerdas Kelurahan Mojo Pasar Kliwon Solo, Minggu (8/12/2024).

Ketua Panitia Valentiawan mengatakan ada sekitar 165 petarung boxing atau atlet tinju mengikuti event perdana tersrbut. “Rencana awal kami hanya membatasi untuk sekitar 150 peserta. Namun menjelang detik-detik terakhir pendaftaran ternyata ada 163 peserta yang mendaftar,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa minat generasi muda akan olahraga tinju sangat tinggi. Walaupun begitu, peserta memang tak hanya datang dari wilayah kota Solo saja. Namun banyak juga datang dari kota atau kabupaten lain se-Solo Raya, seperti Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, dan Boyolali.

Bahkan beberapa juga tampak datang dari wilayah lain seperti Magelang, Yogya, dan Salatiga. Di hari pertama digelar pertandingan sebanyak empat partai. Dimulai sekitar pukul 09.00 pagi hingga malam sekitar pukul 21.00. Masing-masing pertandingan partai diberi jeda istirahat selama 30 menit.

“Tujuan dari event tinju ini, untuk mendukung program mengurangi atau menanggulangi permasalahan para pemuda yang suka tawuran di jalan. Sehingga dengan event ini, mereka yang memang mempunyai hobi atau olahraga bela diri tinju, bisa mendapat wadah yang optimal dengan tetap mengedepankan jiwa sportivitas tinggi,” sambung Valentiawan.

Dengan adanya event tersebut, diharapkan fenomena tawuran generasi muda, khususnya di wilayah Solo-Raya semakin terkikis habis atau tidak perlu terjadi lagi. Sekaligus memberi edukasi kepada generasi muda, bahwa olahraga tinju tak hanya sekedar olahraga adu pukul, adu kekuatan, serta adu nyali saja.

Namun lebih dari itu, bahwa olahraga tinju juga sangat menjunjung tinggi jiwa dan semangat sportivitas. Dimana mereka benar-benar bertarung di arena ring layaknya seorang ksatria tanpa harus main keroyokan.

Dalam event yang digelar tersebut, juga hadir sesepuh dari Pertina Surakarta, yaitu Bayu dan Teo, Kepala Kalurahan dari beberapa wilayah Kecamatan pasar Kliwon, serta beberapa atlit senior dari beberapa klub boxing di Surakarta.

Juga tampak Babinsa Rudi dari kelurahan sangkrah, yang selama ini juga bersinggungan langsung dengan dinamika serta pembinaaan kenakalan remaja yang ada di wilayahnya.

Selain atlit-atlit resmi dari berbagai club boxing, juga tampak beberapa petarung Non Atlet. Mereka ikut meramaikan suasana laga ring dengan skill dan talenta, yang juga tak kalah hebat dari para atlet-atlet resmi yang hadir.

Panitia berharap dengan adanya event boxing di atas ring tersebut, bisa mengurangi masalah kriminal yang ada di kota Surakarta dan sekitarnya. Hal ini karena seringkali permasalahan kriminal dipicu oleh adanya bentrok dan tawuran gara-gara masalah sepele.

Sementara poin yang tak kalah penting adalah bisa turut aktif meningkatkan suhu olahraga di kawasan Solo Raya. Sehingga bisa mendapatkan bibit-bibit berkualitas hingga ke event tingkat Nasional dan Internasional. (red/slo)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #OLAH RAGA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi