BLORA, INFODESANEWS – Sejumlah desa di Kabupaten Blora telah mengalokasikan Dana Desa (DD) tahun ini untuk mendukung program swasembada pangan. Dana tersebut wajib disetorkan sebagai modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna membangun usaha di sektor ketahanan pangan.
Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Sutrisno menjelaskan, pihaknya mengalokasikan 20 persen dari Dana Desa untuk ketahanan pangan. Anggaran itu digunakan untuk tiga sektor utama, yakni perikanan lele, pertanian serta usaha batik.
“Untuk perikanan lele, sudah dilakukan panen sekali. Hasil panen pertama terjual habis,” ujar Sutrisno.
Meski demikian, pihak BUMDes belum menyampaikan secara rinci besaran hasil panen pertama tersebut. Sutrisno berharap ke depan pengelolaan usaha ketahanan pangan bisa lebih transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi warga desa.
Kebijakan ini juga sejalan dengan rencana pemerintah pusat terkait program Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.**Red