Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Mei 2026, 09:12 WIB 2,155 PDF

Desa Sukorejo Salurkan 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Sukorejo Salurkan 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Sejumlah desa di Kabupaten Blora telah mengalokasikan Dana Desa (DD) tahun ini untuk mendukung program swasembada pangan. Dana tersebut wajib disetorkan sebagai modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna membangun usaha di sektor ketahanan pangan.

Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Sutrisno menjelaskan, pihaknya mengalokasikan 20 persen dari Dana Desa untuk ketahanan pangan. Anggaran itu digunakan untuk tiga sektor utama, yakni perikanan lele, pertanian serta usaha batik.

“Untuk perikanan lele, sudah dilakukan panen sekali. Hasil panen pertama terjual habis,” ujar Sutrisno.

Meski demikian, pihak BUMDes belum menyampaikan secara rinci besaran hasil panen pertama tersebut. Sutrisno berharap ke depan pengelolaan usaha ketahanan pangan bisa lebih transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi warga desa.

Kebijakan ini juga sejalan dengan rencana pemerintah pusat terkait program Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi