Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (13 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 30 September 2025, 20:06 WIB 2,027 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Digitalisasi Pasar Di Lounching Sekda Nukman Sebagai Inovasi Proyek Perubahan PKN II Kadis Koperasi Dan UMKM Dan Perdagangan Lampung Barat

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Digitalisasi Pasar Di Lounching Sekda Nukman Sebagai Inovasi Proyek Perubahan PKN II Kadis Koperasi Dan UMKM Dan Perdagangan Lampung Barat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG BARAT, INFODESANEWS – Suasana di pasar tradisional Kabupaten Lampung Barat kini terasa berbeda. Para pedagang yang biasanya sibuk menyiapkan uang tunai untuk membayar retribusi, sekarang bisa melakukannya hanya dengan genggaman tangan. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat resmi meluncurkan sistem digitalisasi retribusi pasar di seluruh pasar daerah, sebuah inovasi yang digagas oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan, Syafaruddin dalam rangka implementasi proyek perubahan Pendidikan Kepemimpinan Nasional tingkat II Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Angkatan XV 2025. Yang dimentor langsung sekda Kabupaten Lampung Barat Drs. Nukman,MM

Lewat program ini, pembayaran retribusi pasar tidak lagi dilakukan secara manual. Pedagang bisa langsung membayar melalui aplikasi di smartphone atau menggubakan layanan perbankan PT. bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Pembatu Liwa, Semua transaksi tercatat secara real-time dan langsung masuk ke kas daerah.Selasa.(30/9/2025)

“Dengan digitalisasi ini, proses jadi lebih cepat, aman, dan transparan. Pedagang tidak perlu repot lagi mencari uang tunai atau khawatir retribusinya tidak tercatat,” jelas Syafaruddin.

Transparansi dan Efisiensi
. Setiap pedagang akan mendapatkan bukti pembayaran digital, sehingga bisa dicek kapan pun jika diperlukan. Bagi pemerintah, data transaksi yang tercatat otomatis juga akan memudahkan proses pengawasan dan evaluasi pendapatan daerah, Ungkap Nukman.

Kemudahan untuk Pedagang

Sejumlah pedagang pasar menyambut positif kebijakan baru ini. “Awalnya sempat bingung, tapi setelah dijelaskan caranya ternyata gampang. Sekarang tinggal klik saja di HP, langsung beres,” kata Evi, salah satu pedagang di Pasar Liwa.

Selain lebih praktis, sistem ini juga dinilai aman karena pedagang tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar. Mereka merasa lebih tenang, apalagi di tengah keramaian pasar.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Lampung Barat turut mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan. Menurutnya, digitalisasi retribusi pasar bukan hanya soal mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Inovasi ini diharapkan menjadi contoh Dinas lain dalam hal tata kelola pemerintahab, Kalau retribusi bisa transparan dan efisien, maka pelayanan publik juga semakin baik,” ujar Bupati Parosil Mabsus

Sosialisasi dan Pendampingan

Agar pedagang tidak merasa kesulitan, pemerintah daerah menyiapkan program sosialisasi dan pendampingan langsung di pasar. Petugas khusus akan membantu pedagang memahami cara menggunakan aplikasi, mulai dari registrasi, melakukan pembayaran, hingga mengunduh bukti transaksi.

Ke depan, Pemkab Lampung Barat berencana memperluas integrasi sistem ini dengan layanan lain, dan semua Pasar yang ada di Kabupaten Lampung Barat sehingga transaksi keuangan pasar semakin modern dan mudah diakses masyarakat.

Dengan langkah ini, Lampung Barat semakin mantap menuju era smart governance, di mana teknologi hadir untuk memudahkan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian daerah.(***Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi