Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (38 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (3 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (4 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (4 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (5 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (19 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
NASIONAL 07 Februari 2020, 20:21 WIB 2,137 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dimakan Usia Menua Pagar Sekolah dari Batako Tumbang

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dimakan Usia Menua Pagar Sekolah dari Batako Tumbang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LUTRA(SULSEL), INFODESANEWS -Pagar tembok sekolahan SDN 008 Dandang dari Batako karena tidak diplester dindingnya sepanjang 48 meter tumbang/roboh karena tidak kuat lagi menahan beban akibat umur yang terlalu lama dan belum pernah diperbaiki. Akibatnya, pagar tersebut roboh dan nyaris semua bagian pagar disekolah tersebut ikut roboh.

Menurut penuturan Kepala UPT SDN 008 Dandang Bidasari Basala pada media ini, Jumat(7/2/2020), selain sudah berusia tua, pagar tersebut tidak diplester dan juga belum pernah dipugar.

“Sebelumnya memang sudah ada rencana untuk memperbaiki tembok tersebut karena sudah banyak yang bolong-bolong,” ungkapnya.

Menurutnya, rencana tersebut terbentur masalah dana dan jika para orang tua murid mau berembuk untuk partisipasi memperbaiki tembok atau membuat pagar yang baru, itu harus dirapatkan terlebih dahulu berapa
besar anggaran yang dibutuhkan, namun atas kesepakatan bersama dan tidak merasa dibebankan.

“Jika orang tua murid dilibatkan, harus ada pertemuan bagaimana baiknya, karena ini demi kenyamanan anak didik saat belajar dan demi keamanan sekolah,”sambungnya lagi.

Bidasari Basala berharap, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara peduli kenyamanan dan keamanan sekolah agar memberi bantuan memperbaiki pagar di SDN 008 Dandang, Kecamatan Sabbang Selatan.

Sementara itu ditemui mantan Ketua BPD Dandang Sahabuddin Umar mengatakan, dirinya merasa prihatin atas robohnya tembok dimana anak-anak kami menimba ilmu. Dirinya merasa khawatir jika tak diperbaiki akan membahayakan siswa disekolah tersebut.

k
“Untungnya tembok tersebut tidak menimpa siswa, kalau begini kan kami jadi was-was, seharusnya pemerintah harus cepat turun tangan bagaimana baiknya,” pungkasnya.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi