Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 14 Maret 2020, 17:11 WIB 1,121 PDF

Dinas Kesehatan Gerak Cepat..!, 62 Warga Solo di Karantina

admin
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dinas Kesehatan Gerak Cepat..!, 62 Warga Solo di Karantina
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Sebanyak 62 orang harus menjalani karantina mandiri setelah hasil tracking dilakukan pernah punya riwayat kontak fisik dengan pasien positif Virus Corona atau COVID-19 yang meninggal dunia di RSYD dr Moewardi, Rabu (11/3). Karantina mandiri langsung diawasi Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

“Mereka yang dikarantina setelah hasil penelusuran atau tracking kami ketahui pernah kontak lansung dengan pasien positif Corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (14/3).

Ning mengatakan, karantina sebanyak 62 orang ini sebagai tindakan cepat agar Virus Corona tidak menyebar luas. Tracking dilakukan mulai riwayat kontak fisik pasien positif Virus Corona pasca pulang dari acara seminar di Bogor, Jabar.

Sebanyak 62 orang tersebut, perinciannya, yakni tenaga kesehatannya ada 37 orang, kemudian keluarga ada 19 orang, dan karyawan pasien ada enam orang. Pasien yang masuk karantina mandiri, kata dia, disepakati setiap jam 9 harus laporan ke DKK Solo.

“Warga yang dikarantina mandiri mayoritas merupakan tenaga kesehatan dari empat fasilitas kesehatan, tempat memeriksa pasien meninggal positif Corona,” kata dia.

Ia menambahkan, ada dua nomor hotline posko kesehatan COVID-19 yang bisa manfaatkan warga terkait Virus Corona. Hotline tersebut atas nama dr Tenny Setyoharini di nomor 08122612307, dan atas nama Moch Abdul Rochim di nomor 08156583296. (*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi