Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Mei 2026, 17:26 WIB 1,320 PDF

Direktur PT BPH Blora Paparkan Alokasi CSR Tahun 2026

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Direktur PT BPH Blora Paparkan Alokasi CSR Tahun 2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Direktur PT Blora Patragas Hulu (BPH) Moh. Khamdun, menyampaikan rincian anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) yang akan dikelola perusahaan pada tahun 2026.

Berdasarkan perhitungan dari keuntungan tahun 2025, besaran maksimal CSR yang dialokasikan mencapai angka 2,6 miliar rupiah.

“Sesuai ketentuan, CSR ditetapkan maksimal 2 persen dari jumlah keuntungan. Nah, untuk tahun 2026 nanti, atas keuntungan di tahun 2025, angka maksimal yang kita kelola adalah 2,6 miliar,” jelas Moh. Khamdun kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).

Ia memaparkan bahwa penggunaan dana CSR tersebut akan difokuskan pada beberapa tema besar, yaitu peningkatan ekonomi masyarakat, kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, serta kegiatan budaya. Tak hanya itu, CSR juga diarahkan untuk mendukung program pembangunan Pemerintah Daerah.

“Kegiatan-kegiatan yang tidak terbiayai oleh APBD bisa disupport dari CSR. Secara garis besar, tema kegiatan CSR pertama adalah peningkatan ekonomi masyarakat, kemudian sosial, keagamaan, dan budaya,” tambahnya.

Terkait permohonan bantuan, Moh. Khamdun menegaskan pihak non-pemerintah seperti lembaga atau perseorangan dapat mengajukan secara resmi kepada PT BPH. Setiap usulan akan dikaji oleh tim internal sesuai dengan aturan dan tata kelola CSR yang berlaku.

“Bisa. Nanti prosesnya dari pihak lembaga non-pemerintah, bisa juga perseorangan, mengajukan permohonan kepada BPH. Tim kami akan melakukan kajian, apakah kegiatan tersebut bisa didukung atau tidak, tentu dengan menyesuaikan aturan yang ada,” ujarnya.

Harapannya, dengan anggaran CSR sebesar 2,6 miliar rupiah dari keuntungan tahun 2025, kegiatan yang dibiayai bersifat produktif di semua sektor kemasyarakatan.

“Kami berharap CSR ini dapat digunakan untuk kegiatan produktif di sektor ekonomi, sosial, budaya, maupun keagamaan. Karena orientasi CSR salah satunya adalah membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi