LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Peringatan Hari Sumpah Pemuda jangan hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Di tengah tantangan zaman dan derasnya arus perubahan, generasi muda dituntut membuktikan semangat persatuan melalui karya, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto, yang dikenal dengan julukan "Konco Yasinan", dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026.
Politisi yang juga pernah menjadi penyelenggara pemilu pada periode 2003–2014 itu menilai, semangat yang diwariskan para pemuda melalui Sumpah Pemuda 1928 harus terus hidup dan relevan dengan persoalan yang dihadapi generasi saat ini.
Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Mereka harus berani mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, serta mengambil bagian dalam pembangunan, baik di tingkat desa, daerah, maupun nasional.
"Semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar mengingat sejarah, tetapi bagaimana nilai persatuan itu kita wujudkan dalam tindakan nyata. Pemuda harus berani berkarya, menjaga kebersamaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," demikian pesan Dwi Riyanto dalam draf pernyataan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Pengalamannya sebagai mantan penyelenggara pemilu pada 2003–2014 menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di ruang publik. Dalam konteks kepemudaan, ia menilai kesadaran kebangsaan, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan, serta tanggung jawab sosial merupakan hal penting untuk terus ditanamkan.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif. Generasi muda perlu meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta tidak mudah terpecah oleh informasi yang belum terverifikasi maupun perbedaan pandangan.
Bagi Dwi Riyanto, persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun lingkungan yang lebih baik dan memperkuat kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap generasi muda Lampung Selatan mendapatkan ruang untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kapasitas diri, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.
"Jangan biarkan semangat Sumpah Pemuda berhenti pada slogan. Buktikan dengan karya, kepedulian, dan kemauan untuk bergerak bersama. Masa depan daerah dan bangsa juga ditentukan oleh apa yang dilakukan pemudanya hari ini," pesannya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali memperkuat persatuan dan memberikan kesempatan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Indonesia.
(Redaksi Infodesanews)