BLORA, INFODESANEWS – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengajak para kader partai untuk turut membantu masyarakat dalam memahami layanan BPJS Kesehatan, terutama terkait pengecekan status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Pernyataan tersebut disampaikan Edy saat acara bersama kader di Hotel Azana, Blora, hari ini.
“Saya mengajak teman-teman BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi tentang layanan CKR di Dora kepada seluruh kader,” ujar Edy, Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan misi besar yang lahir dari Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional, kemudian melahirkan UU BPJS pada 2014. Seluruh penduduk wajib menjadi peserta, dengan warga miskin dibiayai negara.
Namun, Edy mengakui masih banyak informasi keliru di masyarakat terkait layanan BPJS. Karena itu, pihaknya mendorong para kader untuk dilatih agar bisa memberikan informasi yang benar kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar.
“Masyarakat sering tidak mengecek status kepesertaannya. Padahal kalau dicek dan ternyata masuk desil 1–5, bisa diadvokasi untuk diaktifkan kembali. Jangan sampai saat sakit baru tahu, lalu kesulitan biaya,” jelasnya.
Edy juga menyebutkan, secara nasional baru sekitar 20–30 persen dari 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan telah kembali aktif. Data tersebut masih terus berubah dan akan dibahas dalam rapat dengan BPJS di Jakarta pekan depan.
Untuk masyarakat yang ingin mengecek status kepesertaan, Edy mengimbau agar memanfaatkan layanan daring BPJS atau hotline service yang tersedia.
“Sekarang dengan teknologi, semua bisa dilakukan dengan mudah. Cek secara berkala apakah masih menjadi peserta PBI atau tidak,” pungkasnya.**Red