BLORA, INFODESANEWS – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora telah menyelesaikan rangkaian Festival Literasi Kabupaten Blora yang berlangsung sukses selama lima hari, dari tanggal 11 hingga 15 November 2025 dihalaman Perpustakaan Blora.
Kepala DPK Blora, M. Toha Mustopa, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam menyambut festival tersebut. Alhamdulillah Festival Literasi Kabupaten Blora sudah selesai, antusias masyarakat luar biasa.
“Semoga ini memberikan dorongan kepada kita semua untuk gemar Literasi dan bisa meningkatkan kegemaran baca bagi masyarakat Blora,” ujar Toha kepada Infodesanews usai acara, Sabtu(15/11/2025).
Toha juga menyoroti tantangan literasi di era digital. Ia mengakui bahwa gadget telah menjadi bagian dari kehidupan modern, namun menekankan pentingnya tidak meninggalkan kebiasaan membaca buku.
“Sebenarnya tidak apa-apa main gadget, bahkan memang kita haruskan, tapi jangan meninggalkan buku. Buku punya informasinya yang akurat, kemudian juga ada interaksi secara emosional. Rasanya agak beda dengan gadget,” jelasnya.
Ia mendorong seluruh masyarakat, terutama anak-anak, untuk tetap menyenangi buku di samping berselancar di dunia digital.
Untuk mendukung hal tersebut, DPK Blora memiliki beberapa program strategis. Langkah pertama adalah meningkatkan jumlah koleksi buku di seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ada program sedekah buku yang mungkin nanti masih kita konsep. Harapannya masyarakat Blora, entah saat ulang tahun atau momen lainnya, bisa bersedekah buku, baik ke perpustakaan desa maupun perpustakaan sekolah,” imbuh Toha.
Melalui peningkatan literasi ini, Toha berharap masyarakat dan pelajar tidak hanya menjadi lebih pintar, tetapi juga mampu berinovasi dan menemukan terobosan baru dalam menghadapi tantangan.
“Dengan banyak referensi literasi, diharapkan bisa menyesuaikan keadaan. Tantangan yang dihadapi bukan menjadi kendala, tapi menjadikan kita lebih bijak, lebih pintar, dan lebih mampu menemukan hal-hal baru,” pungkasnya.**Red