Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (11 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (18 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Desember 2025, 10:05 WIB 370 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Gubernur Lampung Meminta Setiap Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan”Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem Dampak Bibit Siklon Tropis 91S

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gubernur Lampung Meminta Setiap Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan”Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem Dampak Bibit Siklon Tropis 91S
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS – Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan perkembangan terbaru mengenai bibit siklon tropis 91S yang saat ini terus dipantau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sistem tersebut berada di Samudera Hindia sebelah barat Provinsi Lampung dan menunjukkan pergerakan yang perlu diwaspadai.

BMKG melaporkan bahwa Kamis (11/12/2025) dalam 24 jam ke depan, bibit siklon tropis 91S diperkirakan bergerak mendekati daratan Sumatera. Selanjutnya pada 36 hingga 72 jam mendatang, sistem ini diprediksi berbelok menuju barat daya dan menjauhi Pulau Sumatera.

Bibit siklon ini pertama kali terdeteksi pada 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, dan hasil analisis menunjukkan adanya potensi dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Lampung.

Selain potensi hujan, bibit siklon 91S dapat memicu angin kencang serta gelombang tinggi di pesisir barat Lampung. Kondisi ini terutama berisiko terhadap wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesawaran.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut. Gubernur menegaskan, “Saya meminta daerah-daerah terdampak seperti Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesawaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Segera mempersiapkan dan menempatkan alat-alat berat di titik-titik rawan banjir dan longsor agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi situasi darurat.” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus melakukan pemantauan intensif bersama BMKG dan BPBD. “Saya sudah menginstruksikan BPBD untuk siaga penuh dan memastikan jalur komunikasi dengan camat serta aparat desa berjalan lancar. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan seluruh pihak harus bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” lanjutnya.

Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari aktivitas berisiko di wilayah pesisir, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD. (***Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi