BLORA, INFODESANEWS – Geliat dunia pertarungan non-profesional di Kabupaten Blora makin mengemuka dengan rencana penyelenggaraan ajang Blora Wani Senggel (BWS).
Event yang direncanakan berlangsung pada Januari atau Februari 2026 ini telah mendapatkan dukungan antusias dari sejumlah konten kreator lokal yang aktif di dunia pertarungan, seperti SHADUK JOTOSH HS.
Inisiatif ini digaungkan sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan menyelesaikan konflik secara bermartabat di dalam ring.
Para fighter menyambut baik ajang ini di media sosial, melihatnya sebagai solusi konstruktif untuk mengalihkan budaya tawuran ilegal di jalanan ke arena yang legal dan beretika.
Konten kreator asal Blora, Masdio22, memberikan dukungan penuh terhadap BWS. Ia menyampaikan harapan agar event ini dapat mengurangi angka tawuran di kalangan anak muda.
“Saya sangat mendukung penuh event BWS ini. Dengan adanya berita-berita tentang anak muda yang sering tawuran, kini sudah difasilitasi ring untuk menyelesaikan masalah secara pendekar,” ujarnya melalui platform TikTok.
Ia juga menambahkan pesan langsung, “Untuk kalangan anak muda yang sering bentrok atau tawuran di jalan, ayo mari kita selesaikan masalah di atas ring selayaknya pendekar tenan.”
Pandangan serupa diungkapkan oleh konten kreator asal Kecamatan Banjarejo, Ncuss Tampans. Ia menekankan nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan yang diusung BWS, yang tercermin dalam slogan “Di Atas Senggel Di Bawah Konco Kentel”.
“BWS ini sangat cocok untuk generasi-generasi anak muda yang suka tawuran di jalan. Dengan adanya event ini, kalian bisa membuktikan bahwasannya pendekar sejati itu bertarung 1 vs 1 di atas Ring,” jelasnya, Selasa (2/12/2025).
Ncuss Tampans menegaskan, Hindari Tawuran Ilegal, mari Bertarung secara Legal selayaknya Laki-Laki, bukan Pecundang.
Dukungan terhadap BWS juga datang dari dua konten kreator fighter lainnya, @Masklincii dan @Wong Kesel. Keduanya secara tegas menyatakan komitmen mereka untuk memeriahkan dan mendukung suksesnya ajang tersebut. Selain itu, mereka turut menyemangati sesama kreator di Blora untuk terus produktif membuat konten.
Keikutsertaan keempat konten kreator ini diharapkan dapat menarik minat dan partisipasi generasi muda Blora. Tujuannya jelas: mengalihkan penyelesaian konflik dari jalanan yang berbahaya dan ilegal.
“Ke dalam ring yang sah, terukur, dan menjunjung tinggi sportivitas serta nilai-nilai kesatria,” terangnya.
BWS diharapkan menjadi sebuah langkah nyata menuju pengurangan kekerasan jalanan dan penciptaan alternatif yang lebih bermartabat bagi anak muda.**Red