Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (20 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Januari 2020, 20:59 WIB 1,979 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Jembatan Penghubung Desa Ambruk, Prajurit Kodim 0904/TNG Buat Jalan Alternatif

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jembatan Penghubung Desa Ambruk, Prajurit Kodim 0904/TNG Buat Jalan Alternatif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

TANA PASER, INFODESANEWS –   Infrastruktur di pedesaan memang masih butuh perhatian lebih, khususnya akses jalan penghubung. Belum lama ini di Desa Mendik, Kecamatan Long Kali, sebuah jembatan penghubung runtuh sebagian dan mengakibatkan lumpuhnya perekonomian masyarakat setempat.

Prajurit Kodim 0904/Tanah Grogot (TNG) yang bertugas di Koramil 0904-03/Longkali membuat jalan alternatif, di Desa Mendik, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (19/1/2020).

Hal itu dilakukan menyusul ambruknya jembatan di jalan poros yang menghubungkan Desa Mendik, Mendik 1, Mendik 2, Mendik 3, Mendik 4 dan Desa Mendik 5 Kecamatan Longkali.

Dibawah pimpinan Lettu Inf Edi Santoso, Anggota Koramil 0904-03/Longkali bergotong royong bersama anggota BPBD, Tagana serta masyarakat guna memulihkan akses jalan antar desa tersebut.

“Walaupun tidak 100 persen kondisi jalan alternatif ini dibuat, semoga jalan tersebut dapat memulihkan kegiatan warga dalam sehari-hari” kata Sertu Usmansyah (Babinsa Desa Mendik).

Dalam pelaksanaan pembuatan jalan alternatif tersebut, masyarakat telah menyediakan alat maupun bahan yang akan digunakan guna mendukung proses pekerjaan itu.

Bahan yang disediakan berupa batu gunung, kayu papan, kayu balok dan paku. Sedangkan alat yang digunakan yakni, cangkul, palu, gergaji dan parang untuk merintis rumput belukar yang berada di lokasi jalan alternatif.

Untuk diketahui, ambruknya jembatan utama itu dikarenakan tanah disekitar bergeser sehingga kayu penopang jembatan tersebut tidak kuat menahan beban.

Baca juga –>https://blora.bromohosting.com/puluhan-siswa-sd-di-perbatasan-outbound-bersama-anggota-pos-satgas-yonif-raider-303-ssm/

Kepala Desa Mendik Makmur Kris Setio Adi mengatakan jembatan kayu tersebut merupakan akses utama untuk ke tiga desa, yakni Mendik Bakti, Mendik Makmur dan Makmur Jaya. Dia menduga runtuh tersebut karena material jembatan sudah jabuk  termakan usia, dan diperparah curah hujan yang intensitasnya cukup lebat mengguyur wilayah sekitwr. Hingga  memicu tanah bagian bawah jembatan longsor tergerus air.

” Dampak dari jembatan ini tak bisa dilewati, aktivitas masyarakat nyaris lumpuh total terutama untuk distribusi hasil perkebunan kelapa sawit dan karet. Masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat harus  memutar sejauh puluhan kilometer untuk mencapai jalan utama menuju Desa Mendik atau ke ibu kota kecamatan,” terang Kris, (19/1).

Camat Long Kali Rizky Noviar mengatakan saat ini warga bersama TNI, BPBD dan lainnya bergotong royong membuat jalan baru alternatif penghubung agar warga bisa melintas. Sembari menunggu alat berat dari perusahaan sekitar dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang datang untuk pembersihan jalan dan perbaikan lainnya.

” Jarak jalan baru yang dibuat dari jembatan kurang lebih 80 meter dan menghubungkan ke tiga desa,” tuturnya.

 

Penulis Murdi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi