Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Maret 2026, 18:52 WIB 1,717 PDF

Jeritan PKL Kridosono Menjelang Ramadhan, Beri Kami Ruang untuk Mengais Rezeki

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jeritan PKL Kridosono Menjelang Ramadhan, Beri Kami Ruang untuk Mengais Rezeki
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, suasana berbeda justru menyelimuti para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora.

Alih-alih merasakan sukacita menyambut bulan penuh berkah, mereka diliputi rasa was-was dan kegelisahan.

Perwakilan Komunitas PKL Kridosono, Demang Kridosono Lilik Prayogo melayangkan surat terbuka kepada Bupati Blora, Arief Rohman. Surat yang ditandatangani atas nama seluruh pedagang itu berisi unek-unek dan harapan mereka untuk dapat bernapas lega di tengah himpitan ekonomi.

Dalam suratnya, mereka menegaskan bahwa keberadaan PKL bukan sekadar pedagang kaki lima biasa. Mereka mengaku sebagai bagian dari penggerak ekonomi lokal yang ikut menyerap tenaga kerja di tengah situasi yang sedang tidak baik-baik saja.

“Kami mohon kepada Bapak Bupati, berikan kami kebebasan untuk berjualan di bulan Ramadhan tanpa dibayangi rasa takut akan penertiban yang kaku,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, mereka menyoroti kondisi ekonomi saat ini yang menurut mereka sangat sulit. “Satu hari tidak berjualan, berarti satu hari dapur tidak mengepul. Bagi kami, ini bukan soal melawan aturan, tapi soal bertahan hidup,” demikian isi pernyataan yang dikutip dari surat terbuka tersebut.

Para PKL yang biasa berjajar di area Lapangan Kridosono itu juga menyentil soal keadilan sosial. Mereka merasa ingin diperlakukan adil dan tidak ingin merasa terasing di tanah kelahirannya sendiri hanya karena mencari nafkah halal.

Meski menyampaikan tuntutan dengan tegas, mereka tetap membuka pintu dialog. Dalam suratnya, mereka menekankan tidak menginginkan situasi yang memaksa mereka turun ke jalan. Yang mereka idamkan hanyalah solusi damai dan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.

“Besar harapan kami agar Bapak Bupati bersedia mendengar dan mengabulkan permohonan ini. Kami hanya ingin ketenangan dalam bekerja,” pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Blora belum memberikan tanggapan resmi terkait surat terbuka dari PKL Kridosono tersebut.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi