Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 13 Agustus 2026, 09:24 WIB 1,504 PDF

Kasus Perundungan di SMPN 1 Blora, Korban Alami Luka di Bibir, Salah Satu Pelaku Diduga Anak Anggota DPRD

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kasus Perundungan di SMPN 1 Blora, Korban Alami Luka di Bibir, Salah Satu Pelaku Diduga Anak Anggota DPRD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Dugaan perundungan yang dialami oleh seorang siswa SMP Negeri 1 Blora menjadi perhatian. Korban disebut mengalami penganiayaan fisik hingga bibirnya robek dan harus mendapatkan jahitan.

Peristiwa ini diduga terjadi dua kali, yaitu pada Jumat dan Sabtu di awal Agustus 2026. Tokoh masyarakat Blora, Danu Sukoco, menjelaskan bahwa sebelum kejadian pemukulan, korban sempat terlibat dalam aksi saling menjahili dengan temannya.

“Setelah itu pada hari Jumat korban dipukuli. Besoknya lagi dicari temannya, kemudian dipukuli dan ditendang lagi,” ujar Danu, Kamis (13/8/2026).

Danu menyayangkan minimnya pengawasan dari pihak sekolah, karena kejadian berlangsung lebih dari sekali di lingkungan sekolah. Ia menilai guru, keamanan, kepala sekolah, maupun guru BK seharusnya dapat mengetahui kondisi dan gelagat siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, membenarkan adanya siswa yang menjadi korban perundungan. Pihaknya telah meminta sekolah untuk mendalami kronologi dan melakukan pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan orang tua korban dan pelaku.

“Kemarin saya minta bapak ibu guru hadir ke rumah korban, bertemu orang tua untuk menyampaikan kronologi kasus yang sebenarnya,” jelas Sunaryo.

Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial juga telah mendatangi rumah korban dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta siswa yang diduga terlibat. Sunaryo berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Peristiwa ini juga menyoroti respons salah satu orang tua pelaku yang disebut sebagai anggota DPRD Blora, yang dinilai menganggap persoalan tersebut sebagai pertengkaran biasa antarsiswa.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi