Kamis, 24 September 2026
Tak Berkategori 08 Maret 2026, 13:18 WIB 741 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Kebakaran Landa Permukiman dan Pasar Darurat Ngawen, Kerugian Capai Rp 2,2 Miliar

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 741 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kebakaran Landa Permukiman dan Pasar Darurat Ngawen, Kerugian Capai Rp 2,2 Miliar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan bedak (lapak) Pasar Darurat Rakyat Ngawen pada Sabtu (07/03/2026) malam.

Lokasi kebakaran tepatnya berada di sisi barat Jalan Raya Ngawen–Japah, Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.10 WIB tersebut menghanguskan sejumlah rumah serta bedak pedagang. Akibat kejadian ini, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 2,225 miliar.

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh korban berinisial S yang saat itu berada di dalam rumah. Korban melihat percikan api mulai merambat ke atap kayu yang bersumber dari bedak milik korban berinisial A.

“Korban sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya, namun api justru semakin membesar. Korban kemudian berteriak minta tolong hingga didengar oleh warga dan saksi yang melintas di lokasi,” ujar AKP Lilik.

Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting pada stopkontak di salah satu bedak milik warga. Api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya karena material bangunan yang didominasi kayu dan barang-barang dagangan yang mudah terbakar.

Warga yang panik segera menghubungi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Ngawen. Meski petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah laporan diterima, api sudah terlanjur meluas ke beberapa unit bedak darurat lainnya. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari Damkar, BPBD Kabupaten Blora, anggota Polsek Ngawen, dan Koramil Ngawen. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar satu jam kemudian.

Berdasarkan data di lapangan, sebanyak sembilan warga menjadi korban terdampak dengan kerugian yang bervariasi. Kerugian terbesar dialami oleh Sdr. SP dengan aset berupa bedak dan dagangan sembako senilai Rp 1 miliar, serta Sdr. S yang kehilangan rumah, barang dagangan, dan satu unit sepeda motor Suzuki Shogun R dengan taksiran kerugian Rp 605 juta. Korban lainnya juga kehilangan bedak yang berisi dagangan pakaian, sandal, sepatu, hingga makanan beku.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil memang cukup besar karena mencakup bangunan rumah dan stok dagangan para pedagang pasar darurat,” tambah Kapolsek Ngawen.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.**Red

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #Tak Berkategori #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi