Kamis, 24 September 2026
NASIONAL 14 Maret 2018, 14:57 WIB 2,067 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Kembangkan Potensi, PWNU Jateng Adakan Pelatihan Kapasitas IT Tim PKPNU

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 2,067 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kembangkan Potensi, PWNU Jateng Adakan Pelatihan Kapasitas IT Tim PKPNU
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jawa Tengah mengadakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas IT yang diikuti Tim PKPNU (Pelatihan Kader Penggerak NU) dari PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) se-Jawa Tengah di Aula Pondok Pesantren Al Itqoon Desa Bugen Kelurahan Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, Rabu (14/03/2018). KH Anis Ilahi menyatakan potensi besar kader NU dalam dunia cyber, hanya saja hal tersebut harus dikelola melalui pelatihan yang terstruktur dengan baik.

Dia mengatakan bahwa kaum muslim saat ini banyak menggunakan media sebagai rujukan dalam belajar agama, sementara banyak kader NU yang memahami agama tidak banyak yang berdakwah menggunakan media. Dijelaskan, akun youtube, twetter, facebook dan sebagainya sebagai media informasi banyak yang digunakan untuk melawan NU. Musuh NU banyak bermain di media-media tersebut sebagai bagian dari mendulang popularitas sehingga mempermudah dalam menyebarkan paham keagamaan.

Pada era milenial ini semakin banyak yang ingin belajar agama, namun enggan berguru secara langsung, “Sebenarnya, generasi milenial rindu kehidupan beragama tapi jauh dari ulama. Hal ini yang terlambat diantisipasi oleh NU” kata dia. Lebih lanjut ia mengungkapkan perlunya aktifitas generasi NU dalam menghalau gerakan islam trans nasional, “mereka yang ingin belajar agama secara online perlu sentuhan media dari kader NU, kalau tidak dilakukan akan dilayani oleh mereka yang menganut islam trans nasional seperti wahabi, HTI, dan sebagainya” ungkapnya.

Menurutnya, merebaknya kaum radikalis tidak secara massif terjadi dengan cara belajar langsung, “mereka awalnya tidak berani berdakwah secara tatap muka. Hanya mengandalkan media” terangnya. Dikatakan hal tersebut yang merusak amaliah NU, yakni wahabi takfiri. Dijelaskan bahwa perang cyber tidak bisa dilakukan secara sendiri. Hal ini seperti yang dibuktikan oleh banser saat melawan Felix Shiaw dan HTI. Dia menjelaskan banyaknya berita dan perang dalam tweter, fb, instagram dan sebagainya sebagai salah satu contoh kemenangan kader NU di dunia cyber sehingga banyak berita tersebut berada di papan atas saat mencari di google. Dia menegaskan, dari segi harakah (gerakan politik) lawan kita adalah HTI yang menyatakan NKRI thoghut.

Dalam hal lain ia mencontohkan sebuah kasus di mana KH Ubaidullah Shadaqah, Rois Syuriah PWNU Jateng yang diserang oleh lawan NU. Diungkapkan, dari penelusuran tim cyber pada akun yang menyerang Kiai Ubed adalah mesin. Dijelaskan bahwa penyerang tersebut bukan ribuan orang, melainkan ribuan akun tanpa kejelasan pemiliknya. Menyinggung pada kasus yang tengah ditangani Cyber Polri, dia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian yang terorganisir, “Cyber Army yang ditangkap polri itu yang terorganisir. Bukan yang individu” tegasnya.

Dengan adanya pelatihan IT ia berharap para kader penggerak NU yang ada di jawa tengah mampu melayani umat islam yang hendak belajar ilmu agama secara online, “ada sekitar 30 hingga 40 persen umat islam yang hendak memperbaiki kehidupan agamanya. Dan itu dilakukan secara online” tandasnya. Menurutnya, kemajuan teknologi akan beralih pada virtual reality seperti halnya kita masuk ke dalamnya dengan teknologi 3 – 4 dimensi.

Selain membekali peserta dengan analisis media yang dipandu KH Anis ilahi, salah satu anggota tim analis cyber PBNU, para kader pun mendapatkan pengetahuan virtual cyber dari Herman Abdul Bakar, tim IT PCNU Kota Semarang. (Q)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi