Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (5 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (9 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (9 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (9 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (9 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Juli 2024, 21:56 WIB 2,653 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kemenparekraf Sebut Desa Wisata Bangowan Punya Potensi Besar

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kemenparekraf Sebut Desa Wisata Bangowan Punya Potensi Besar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memulai visitasi 50 besar desa wisata yang telah lolos proses kurasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Dari 50 desa yang lolos, salah satu diantaranya adalah Desa Wisata Bangowan, Kecamatan Jiken ,Blora, Jawa Tengah.

Kegiatan visitasi sendiri juga menjadi ajang promosi bagi 50 besar desa wisata ADWI untuk meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus meningkatkan omzet penjualan produk ekonomi kreatif lokal mereka. Kemenparekraf yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Destinasi II, Bambang Cahyo Murdoko, saat berkeliling menaiki mobil jeep bersama Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan Desa Wisata Bangowan punya potensi besar dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Bambang Cahyo Murdoko mengatakan, ada beberapa sektor yang berpotensi di Desa Wisata Bangowan yang perlu dikembangkan. Antara lain, potensi wisata budaya, wisata alam dan wisata buatannya.

“Waktu saya keliling off-road bareng Pak Bup, saya takjub akan keindahan alamnya. Hamparan luas hijau terasa segar melihatnya. Potensi wisata alamnya sangat bagus,’’ terangnya, Jumat (12/7/2024).

Selain itu, juga wisata budaya dan buatannya. Menurutnya, dua potensi wisata lainnya itulah yang bisa jadi daya tarik tersendiri. Salah satunya Wayang Thenggul yang hampir punah.

“Alamnya indah, ditambah lagi budayanya. Ada wayang Thenggul yang ternyata hampir punah tapi tetap dilestarikan dengan cara efektif dari pokdarwis. Jadi wisatawan gak cuman nonton aja, tapi bisa belajar memainkan wayang thengul. Lalu, yang buatan seperti glamping, homestay dan turbin buatan untuk pembangkit listrik tenaga angin. Itu bisa menambah pundi-pundi rejeki atau lapangan kerja warga setempat,’’ jelasnya.

Terpisah, Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi upaya para pemuda Desa Wisata Bangowan yang sudah memoles Desa tersebut jadi lebih baik.

“Ini juga karena kerja keras teman-teman pokdarwis yang kebanyakan diisi anak muda desa setempat. Semoga mendapatkan nilai terbaik usai visitasi ini,’’ terangnya.

Menurut Bupati, sebelum visitasi dilakukan, ia bersama sejumlah penggiat medsos juga telah mencoba paket yang disuguhkan di Desa wisata Bangowan ini.

“Saya juga menginap di homestay, dan memang mengasyikkan, terlebih udara malam yang dingin dan pemandangan alam jika pagi juga masih asri,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bangowan, Hanif Masadini mengatakan Desa tersebut memiliki banyak daya tarik. Seperti , daya tarik wisata alam dan buatan. Lalu, daya tarik seni dan budaya. Dan, produk ekonomi kreatif nya.

“Ada beragam. Memang disini terkenal dengan hasil buah sawo nya. Lalu, seni Wayang Thengul. Selain itu juga punya Turbin Archimedes untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dengan kapasitas masing-masing 1000 Watt untuk menyuplai kebutuhan listrik di tempat wisata,’’ terangnya.(SM/Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi