Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Desember 2022, 19:41 WIB 1,091 PDF

Keraton Geger, Raja Pakubuwono XIII Terancam Perintahkan Abdi Dalem Tutup Akses Keraton Surakarta !

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keraton Geger, Raja Pakubuwono XIII Terancam Perintahkan Abdi Dalem Tutup Akses Keraton Surakarta !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Bentrok di dalam Keraton Solo pada Jumat 23/12/2022) malam menurut Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo KRA Dani Nuradiningrat karena adanya serangan dari luar yang mengancam Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.

Adapun, bentrok dalam Keraton Solo terjadi antara pihaknya yang mewakili Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dengan Lembaga Dewan Adat yang diketuai Gusti Moeng.

Menurutnya, abdi dalem yang berada di pihaknya diserang saat menjalankan tugas untuk menutup pintu di beberapa titik.

“Diserang oleh orang tidak dikenal dengan brutal di luar peri-kemanusiaan,” terangnya saat dihubungi.

Penutupan beberapa pintu dilakukan demi keamanan karena meningkatnya ancaman terhadap Raja Keraton Solo atau Sinuhun PB XIII.

“Karena eskalasi pada sinuhun ancaman itu naik ada pemukulan dan lain sebagainya abdi dalem kita dapat dhawuh untuk mengamankan area keraton,” jelasnya.

Ia juga mengakui salah satu perintahnya yakni meminta bagi pihak di luar keraton untuk meninggalkan area tersebut. “Bagi yang tidak berhak di situ turun,” tuturnya.

Dari sejak awal, pihaknya memang tidak mengakui Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat yang diketuai oleh putri Pakubuwono XII, GKR Wandansari (Gusti Moeng).

“Di jaman PB XII, PB XIII sebenarnya tidak ada lembaga apa pun atas nama apa pun yang lebih tinggi dari pada raja,” jelasnya.

Inilah yang membuat kedua belah pihak bersitegang sampai jatuh korban.

Korban luka cukup parah dialami oleh abdi dalem dan warga yang berada di pihak yang mewakili Sinuhun PB XIII.

“Ada 4 atau 5 orang berdarah-darah saat ini sedang diobservasi di RS Kustati. Dipukul dengan benda tumpul. Ada yang tulang iganya patah. Karena diinjak-injak dan lain sebagainya,” terangnya.

Ia mengaku menjalankan tugas dengan meminta baik-baik kepada pihak Gusti Moeng dkk untuk meninggalkan area dalam keraton. Namun, pihaknya justru diserang.

“Kita persuasif meminta dengan baik dengan sopan tapi mereka melawan. Mereka menjalankan tugas untuk menutup. Setelah ditutup muncul penyerangan dan penganiayaan,” jelasnya.

Pihak yang menyerang tersebut menurutnya tidak memakai atribut selayaknya abdi dalem.

“Kalau njenengan pirsa penyerang tidak memakai baju Jawa memakai pakaian biasa itu sebenarnya gambaran yang jelas,” tuturnya. (*/Angga/Fitri/Red Slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi