Kamis, 24 September 2026
DUNIA BISNIS 20 Oktober 2025, 17:35 WIB 1,809 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Ketua DPRD Blora Turun Tangan, Pasca Tutupnya Pabrik Gula GMM di Todanan 

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 1,809 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua DPRD Blora Turun Tangan, Pasca Tutupnya Pabrik Gula GMM di Todanan 
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Ratusan hektare lahan tebu di Kabupaten Blora terancam tidak terserap menyusul tutupnya operasi PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Todanan. Kondisi ini memicu kekhawatiran para petani yang kelimpungan mencari tempat menjual hasil panen mereka.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, segera turun tangan dengan menggelar audiensi bersama perwakilan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Kamis (17/10/2025).

Mustopa menegaskan bahwa pemerintah daerah dan legislatif sedang berupaya mencari solusi cepat untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi petani.

“Sekitar 500 hektare lahan tebu di Blora belum bisa ditebang, padahal musim hujan sudah mulai. Ini harus segera kita carikan jalan keluar,” ujarnya.

Beberapa langkah solutif sedang digodok. Pertama, DPRD Blora telah menghadirkan perwakilan dari Perum Bulog untuk membuka peluang kerja sama penyerapan tebu rakyat.

“Kita sudah diskusikan langsung dengan Direktur Bulog. Jawabannya, akan segera dibahas internal untuk mencari skema terbaik,” jelas Mustopa.

Kedua, pihaknya juga mengupayakan perpanjangan masa giling di Pabrik Gula (PG) Trangkil, Pati, Jawa Tengah. “Kalau masa giling bisa diperpanjang, petani Blora bisa sedikit lega. Setidaknya hasil panen 500 hektare yang belum tertebang bisa terselamatkan,” imbuhnya.

Selain masalah pemasaran, petani juga menghadapi kendala teknis. Di musim hujan, akses menuju lahan menjadi sulit bagi kendaraan pengangkut. Petani pun meminta ketersediaan alat berat untuk mempermudah mobilisasi panen.

Sebagai bentuk komitmen, DPRD Blora berencana memfasilitasi pertemuan langsung antara perwakilan petani dengan Menteri atau Wakil Menteri terkait di Jakarta.

“Kita siap menjembatani aspirasi ini. Petani ingin bicara langsung dengan Menteri, dan DPRD akan bantu fasilitasi. Ini harus ada solusi nyata,” tandas Mustopa.

Penutupan pabrik gula GMM menjadi pukulan telak bagi perekonomian petani tebu di Blora. Berbagai upaya lintas sektor kini difokuskan untuk menyelamatkan hasil panen yang nilainya tidak sedikit agar tidak terbuang percuma.**Red

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #DUNIA BISNIS #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi