Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 10 September 2026, 13:48 WIB 684 PDF

Korban Keracunan Menu MBG di Blora Bertambah Jadi 216 Jiwa

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Keracunan Menu MBG di Blora Bertambah Jadi 216 Jiwa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Jumlah korban yang mengalami keluhan sakit perut, diare, hingga muntah setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Sukorejo 2, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, terus bertambah. Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora mencatat hingga saat ini total penerima manfaat yang terdampak mencapai 216 jiwa.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, menyatakan pihaknya masih terus memantau kondisi para penerima manfaat dari SPPG Sukorejo 2. Menurutnya, setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda, sehingga efek yang dirasakan pun tidak sama.

“Kita lakukan update setiap hari pasca insiden pertama di SMA Negeri 1 Tunjungan. Semalam (Rabu, 09/09/2026), sekitar setengah 10 terlaporkan ada tambahan korban,” ujar Edi, Kamis (10/09/2026).

Edi merinci sebaran korban di setiap satuan pendidikan. Di SMA N 1 Tunjungan terdapat 133 siswa dan 1 guru yang terdampak. Kemudian dari SMP IT terlaporkan 35 siswa dan satu kepala sekolah, SD IT terlaporkan 30 siswa dan delapan guru, serta MTs Al-Banjari terlapor tiga siswa.

Tidak hanya dari lingkungan sekolah, Dinkesda juga menerima laporan dari penerima manfaat kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. “Di Desa Kedungrejo, Tunjungan terdapat penerima manfaat yang mengalami keluhan yang sama. Di sana ada empat ibu menyusui dan satu balita,” ungkapnya.

Hingga saat ini, masih ada korban yang menjalani perawatan setelah tiga hari insiden diketahui. “Saat ini masih ada yang rawat inap lima orang, dua di Klinik Citra Mulia, satu di Puskesmas Japah, dan dua orang di RSUD Blora,” terang Edi.

Sebagai informasi, dugaan keracunan tersebut kali pertama diketahui dari SMA N 1 Tunjungan pada Selasa (08/09/2026). Ratusan siswa merasakan keluhan sakit perut hingga mual dan muntah, sehingga pihak sekolah memutuskan tidak menerima distribusi menu MBG pada hari tersebut.

Sementara itu, dari keterangan para siswa, keluhan mulai dirasakan setelah pulang sekolah pada Senin, 07 September 2026, dan berlanjut hingga hari berikutnya saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi