Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (13 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (19 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 06 November 2025, 00:52 WIB 2,458 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

KPK Pantau Provinsi Lampung Pasca OTT Gubernur Riau Pengawasan Diperketat Antisipasi Praktik Korupsi Di Daerah

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

KPK Pantau Provinsi Lampung Pasca OTT Gubernur Riau Pengawasan Diperketat Antisipasi Praktik Korupsi Di Daerah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Gubernur Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), perhatian publik kini tertuju pada pengawasan terhadap kepala daerah lain di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.

lembaga antirasuah tengah memperketat pemantauan terhadap sejumlah pemerintah daerah, terutama yang dinilai memiliki potensi rawan penyimpangan anggaran dan konflik kepentingan antara pejabat publik dan pengusaha. Lampung termasuk dalam daerah yang masuk radar pengawasan intensif tersebut.

Selain memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di daerah, KPK juga menyiapkan langkah pencegahan melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dari pantauan media Infodesanews, sejumlah proyek strategis di Lampung saat ini menjadi sorotan publik, mulai dari pengelolaan anggaran infrastruktur jalan, bantuan pertanian, hingga belanja barang dan jasa pemerintah provinsi.Kamis.(6/11/2025)

Akademisi dari Universitas Lampung, Dr. Dedy Hermawan, M.Si., menilai langkah KPK memperluas pengawasan adalah langkah tepat di tengah meningkatnya kasus korupsi di tingkat kepala daerah.

“Pasca OTT Gubernur Riau, daerah lain termasuk Lampung perlu mawas diri. Pengawasan ketat harus diikuti dengan pembenahan sistem birokrasi agar tidak ada celah bagi korupsi,” ujar Dedy.

Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat sipil, media, dan lembaga legislatif daerah dalam mengawal transparansi penggunaan anggaran publik.

“KPK tidak bisa bekerja sendiri. Pengawasan partisipatif dari warga sangat diperlukan,” tambahnya.

Sementara itu,sejumlah pejabat Pemprov Lampung menyatakan siap mendukung penuh langkah pencegahan korupsi yang dilakukan KPK. Mereka menegaskan komitmen menjalankan pemerintahan bersih dan transparan sesuai prinsip good governance.

Dengan langkah pengawasan yang semakin diperketat, publik berharap praktik korupsi yang merugikan rakyat dapat dicegah sejak dini.Lampung diharapkan bisa menjadi contoh daerah yang memperkuat integritas birokrasi pasca mencuatnya kasus korupsi di Riau.(***Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi