Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 01 September 2025, 21:01 WIB 1,308 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mahasiswa Dan Elemen Masyarakat Lampung Gelar Aksi Damai Sampaikan 13 Tuntutan Di DPRD

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mahasiswa Dan Elemen Masyarakat Lampung Gelar Aksi Damai Sampaikan 13 Tuntutan Di DPRD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS – Ratusan mahasiswa bersama elemen masyarakat Lampung menggelar aksi damai di Sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Mereka menyuarakan 13 tuntutan strategis yang dinilai penting untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.

Adapun 13 tuntutan yang disampaikan massa aksi antara lain:

1. Pengesahan RUU Perampasan Aset.

2. Transparansi dan evaluasi tunjangan DPRD.

3. Evaluasi dan pemberhentian menteri-menteri bermasalah.

4. Pemecatan kader partai yang terlibat kasus hukum.

5. Desakan agar Kapolri mundur.

6. Efisiensi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan.

7. Kenaikan gaji guru dan tenaga kesehatan.

8. Pembebasan lahan rakyat.

9. Pengukuran ulang lahan SGC.

10. Mendesak Kapolda Lampung dan Kejati segera bertindak terkait polemik SGC.

 

Dalam aksinya, mahasiswa menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan hanya kepentingan kelompok, melainkan suara rakyat yang harus diperjuangkan secara serius oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Menanggapi aksi tersebut, Gubernur Lampung Ahmad Mirzani Djausal turun langsung menemui massa. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan atas aspirasi yang disuarakan mahasiswa dan masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada seluruh elemen yang ikut dalam aksi ini. Saya berharap aksi ini berjalan kondusif dan damai. Saya bersama seluruh stakeholder akan memperjuangkan aspirasi adik-adik untuk disampaikan kepada Presiden,” kata Ahmad Mirzani.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta aksi menjaga kondusivitas di Provinsi Lampung. “Mari kita jaga Lampung, kita tunjukkan bahwa Lampung tidak diam. Saya berharap adik-adik bisa menjaga provinsi ini tetap aman dan damai,” ujarnya.

Aksi damai ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa aksi berjanji akan terus mengawal tuntutan mereka hingga ada langkah nyata dari pemerintah.(***Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi