Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Desember 2019, 02:42 WIB 502 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip UTU menargetkan Desa Sikundo Sebagai Penghasil Sirsak Terbesar di Aceh Barat

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip UTU menargetkan Desa Sikundo Sebagai Penghasil Sirsak Terbesar di Aceh Barat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

ACEH, INFODESANEWS – Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 17 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar melakukan kegiatan one tries one home yaitu penanaman satu pohon untuk satu rumah di Desa Sikundo (01/12/2019).

Desa Sikundo terletak di Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat, Sudah tiga puluh tahun lebih desa ini ditempati namun lima tahun terakhir baru dilirik pemerintah.

Akses menuju ke Desa tersebut sangat mengacu adrenalin karena ironisnya jalan yang ditempuh sekitar dua jam lebih dari pusat kota Meulaboh dan kiri kanan jalan melewati jurang yang terjal, jalan yang licin, sehingga sangat susah di lalui oleh kendaraan baik roda dua, tiga maupun empat.

Bibit yang dipilih adalah bibit buah Sirsak, karena melihat kondisi struktur tanah di Desa Sikundo masih alami dan asri sehingga mahasiswa ilmu komunikasi bertujuan menjadikan Desa Sikundo sebagai penghasil sirsak terbesar di Aceh Barat.

“Respon masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan kami, mereka mendukung semua aktifitas dan program yang kami lakukan,” ungkap Rahmad Hidayat salah satu mahasiswa ilmu komunikasi angktan tujuh belas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar.

Kegiatan penanaman bibit buah sirsak tersebut dilakukan di setiap rumah warga yang hanya sekitar tiga puluh Sembilan kepala keluarga dan di lahan kosong. Dan kegiatan ini dilakukan hari kedua. Ketua Panitia T. Prayuda

“Pengabdian yang dilakukan sejak 27 sampai dengan 30 November 2019 ini semoga memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Si Aloh salah satu masyarakat Desa Sikundo yang berprofesi petani mengatakan “ Dengan penanaman pohon sirsak tersebut mudah-mudahan memberikan perubahan di desa kami dan juga kehadiran adik-adik mahasiswa membuat desa kami terasa tidak sepi,” ungkapnya.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi