Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 27 Maret 2026, 19:16 WIB 1,253 PDF

Manganan Janjang Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Manganan Janjang Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Ada yang istimewa dalam gelaran Manganan Janjang yang digelar warga Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, di kompleks Makam dan Tapaan Mbah Janjang (Jatikusuma, Jatiswara), Jumat (27/3/2026). Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyerahkan dua sertifikat penting dalam tradisi tahunan tersebut.

Dua sertifikat yang diserahkan itu masing-masing berupa sertifikat dan piagam dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, nomor 169/WB/KB.00.01/2025, yang berisi penetapan Manganan Janjang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Bersamaan itu, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan Bupati Blora nomor 400.6/487/2025 tanggal 19 Desember 2025 yang menetapkan Desa Janjang sebagai Desa Budaya di Kabupaten Blora.

Penyerahan dilakukan Bupati Arief didampingi Ketua TP PKK, Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, dan jajaran Forkopimda.

“Semoga penyerahan sertifikat dari Pak Menteri Kebudayaan tentang penetapan Manganan Janjang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, dan SK Bupati tentang penetapan Desa Budaya untuk Janjang, bisa semakin mengukuhkan Desa Janjang sebagai pusat pelestarian budaya di Kabupaten Blora. Ini sudah paten dan harus terus kita lestarikan. Selain menjadi daya tarik wisata religi, juga bisa menjadi pendorong bangkitnya perekonomian desa,” ucap Bupati.

Ribuan warga dari berbagai daerah tampak silih berganti sejak pagi berjalan kaki menaiki anak tangga kompleks makam untuk bersedekah mengirimkan makanan berupa ambeng ingkung ayam atau nasi berkat. Makanan itu dibagikan secara gratis kepada seluruh pengunjung usai berziarah ke makam Mbah Janjang. Oleh karena itu dinamakan “Manganan”, saling berbagi makanan gratis sebagai bentuk syukur atas hasil bumi satu tahun terakhir.

Pihak desa juga menyembelih hewan seperti sapi dan kambing di kompleks makam tersebut. Dagingnya kemudian dimasak bersama dan dibagikan secara gratis kepada seluruh peziarah. Uniknya, semua nasi dan bumbu yang dibagikan dibungkus dengan daun jati sesuai antrian kedatangan peziarah.

Sumirah (56), warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku sudah enam kali mengikuti Manganan Janjang.

“Awalnya dulu pengen ziarah sekaligus cari nasi berkat yang dibungkus daun jati. Rasanya sedap. Belakangan ini saya ikut menyerahkan ambeng ingkung untuk dibagikan bersama. Idep-idep ikut bersedekah untuk sesama. Acaranya bagus, semuanya kelihatan guyub rukun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Janjang, Ngasi, menyatakan bersyukur gelaran tahun ini berjalan lebih ramai dibandingkan tahun lalu.

“Alhamdulillah tahun ini lebih ramai. Tidak hanya warga Blora yang hadir, ada dari Jawa Timur bahkan Jawa Barat. Manganan ini diselenggarakan setiap Jumat Pon setelah Lebaran Idul Fitri setiap tahunnya,” ungkap Ngasi.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi