Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Oktober 2024, 21:20 WIB 2,150 PDF

Memeras Pengelola SPBU, Polisi Gadungan Dibekuk di Luwu Utara

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Memeras Pengelola SPBU, Polisi Gadungan Dibekuk di Luwu Utara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Kepolisian Resor Luwu Utara menangkap dua anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polda Sulawesi Selatan gadungan yang diduga memeras pengelola SPBU di wilayah hukum Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Muh Althof, melalui Kasi Humas Polres, IPTU Gustan, mengonfirmasi penangkapan dua tersangka berinisial MAT (24) dan FN (21) yang mengaku sebagai anggota Polda Sulsel. Mereka ditangkap setelah menipu beberapa pengelola SPBU di wilayah tersebut.

Dalam aksinya, pelaku mendatangi SPBU di Baloli, Kecamatan Baebunta, dan SPBU di Bone-Bone. Mereka meminta nomor telepon manajer SPBU kepada operator yang bertugas dan kemudian menghubungi manajer dengan mengaku dari unit Tipidter Polda Sulsel.

“Pelaku meminta uang dengan alasan operasional. Korban pertama di SPBU Baloli mentransfer uang sebesar Rp500.000, sedangkan korban kedua di SPBU Bone-Bone juga mentransfer Rp500.000,” ungkap Kasat Reskrim. Namun, ketika kedua pelaku meminta tambahan uang, manajer SPBU mulai curiga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Luwu Utara.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua pelaku melengkapi diri dengan pistol replika jenis “airsoft gun”. Menurut pengakuan pelaku, perlengkapan tersebut dibeli secara daring untuk mendukung aksi penipuan mereka.

Barang Bukti Sitaan

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kapolres Luwu Utara, AKBP Muh Husni Ramli, memberikan apresiasi kepada tim Satreskrim yang berhasil menangkap kedua pelaku dan mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan polisi atau institusi pemerintah.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah hukum Polres Luwu Utara agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Dari tangan kedua pelaku, Sat Reskrim mengamankan beberapa barang bukti, antara lain dua unit telepon genggam merek Samsung, satu unit mobil Honda Brio, uang tunai Rp210.000, empat kartu ATM, satu jam tangan, dan pistol replika.** Benny/Yustus

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi