Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (4 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (21 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
KRIMINAL 23 Maret 2025, 08:16 WIB 845 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Misteri Kematian Feni Ere Terungkap, Pengakuan Pelaku Ini

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Misteri Kematian Feni Ere Terungkap, Pengakuan Pelaku Ini
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Misteri kematian Feni Ere, seorang sales Honda di Palopo, akhirnya terpecahkan. Polisi berhasil menangkap pelaku utama, Ahmad Yani (35), yang ternyata telah merencanakan aksinya dengan matang.

Pelaku yang dikenal dengan sapaan Amma, ditangkap di Desa Saptamarga, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, pada Kamis, 20 Maret 2025. Saat diperiksa, ia mengakui semua perbuatannya dan mengungkap kronologi kejadian tragis tersebut.

Amma pertama kali mengenal Feni Ere ketika diminta untuk memperbaiki plafon dan membuat kanopi di rumah korban. Dari sana, ia mulai menyukai Feni dan diam-diam memperhatikan kesehariannya.

Pada malam kejadian, 25 Januari 2024, Amma sedang berpesta minuman keras bersama temannya di Jalan Pongsimpin, tidak jauh dari rumah Feni. Setelah pesta, ia pulang ke rumahnya di Jalan Nanakan, tetapi pikirannya dipenuhi niat buruk.

Sekitar pukul 03.00 WITA, ia berjalan kaki menuju rumah Feni. Menunggu waktu yang tepat, Amma memanjat tembok kamar mandi dan masuk ke dalam rumah. Saat Feni terbangun dan melihatnya, korban berusaha menutup pintu kamar, tetapi tenaganya kalah.

Pelaku langsung membekap mulut Feni dan menindih tubuhnya. Ia kemudian mengikat mulut korban dengan celana legging. Setelah melancarkan aksinya, Amma sempat berbicara dengan Feni dan mengungkapkan perasaannya.

Ketika korban berusaha melarikan diri, pelaku kembali menangkapnya. Dalam kondisi panik, Amma membenturkan kepala Feni ke lantai hingga korban tidak sadarkan diri.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, Amma membersihkan tempat kejadian dan memasukkan tubuh Feni ke dalam mobil Honda Brio milik korban. Ia menyetir menuju daerah wisata Batu Dewa di Toraja, tempat ia pernah berkemah.

Di sana, ia menggali lubang dan mengubur tubuh korban. Selanjutnya, ia mengganti nomor plat mobil untuk menghilangkan jejak dan meninggalkan kendaraan itu di Makassar. Setelah itu, ia kembali ke Palopo menggunakan mobil travel.

Selama berbulan-bulan, pelaku bersembunyi dan bekerja di pabrik es balok di Desa Saptamarga. Namun, penyelidikan intensif oleh polisi akhirnya mengungkap keberadaannya.

Polisi yang telah mengantongi identitas pelaku langsung bergerak menangkapnya. Saat akan diamankan, Amma sempat mencoba melarikan diri. Namun, polisi melepaskan tembakan yang mengenai betis kanannya, membuatnya tersungkur.

Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, dalam konferensi pers pada Jumat, 21 Maret 2025, menyatakan bahwa pelaku kini telah diamankan dan akan menghadapi proses hukum.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim kepolisian dan dukungan masyarakat, pelaku berhasil ditangkap. Ia akan mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya,” tegas Kapolres.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kejahatan tidak akan pernah bisa disembunyikan. Polisi terus mengusut kasus ini untuk memastikan keadilan bagi keluarga korban.* Benny/Yustus

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #KRIMINAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi