Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Maret 2020, 18:27 WIB 927 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Munaslub Ilegal, DPW Partai Berkarya Se-Indonesia Tolak Presidium Penyelamat Partai

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Munaslub Ilegal, DPW Partai Berkarya Se-Indonesia Tolak Presidium Penyelamat Partai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA, INFODESANEWS – Munculnya Presidium Penyelamat Partai Berkarya (P3B) yang mengklaim didukung 2/3 DPW/DPD dibantah oleh DPW Se-Indonesia dalam sebuah konferensi pers di DPP Partai Berkarya, Jalan Antasari No. 20 Jakarta, Kamis (19/03/2020).

“Anggaran Dasar Partai Berkarya tidak mengenal istilah presidium, itu ilegal!” tegas DR. Ir. Muhammad Samuel Widono, Ketua DPW Partai Berkarya Bangka Belitung di depan wartawan.

Muhammad Samuel Widono pada konferensi pers di DPP Partai Berkarya hadir bersama para Ketua DPW mewakili 24 DPW yang telah menyatakan komitmen dengan pakta integritas mendukung formatur DPP Partai Berkarya hasil Rapimnas Solo.

Munaslub yang digagas pihak yang menyatakan diri sebagai Presidium Penyelamat Partai Berkarya (P3B), berencana akan mengadakan munaslub dinilai Widono sebagai upaya mencederai partai dan menginginkan perpecahan.

Senada dengan Widono, Ketua DPW Partai Berkarya Lampung H.A. Jazuli Isa, MBA, menyatakan bahwa presidium itu ilegal dan inkonstitusional, apalagi dengan mengklaim dan membawa-bawa 2/3 DPW dan DPD, sedangkan DPW/DPD telah berkomitmen terhadap partai dengan pakta integritas.

Demikian halnya Ketua DPW Partai Berkarya Sumatera Utara Benny Willem, yang menurutnya seharusnya seluruh kader rapatkan barisan mempersiapkan pemilu 2024, bukan ribut sesama anggota dengan langkah inkonstitusional mengatasnamakan seluruh kader.

Usulan menarik diungkapkan ketua DPW Partai Berkarya NTT Antonius, bahwa apabila jajaran Presidium tetap ingin percepatan Munas atau munaslub, ia menyarankan DPP Partai Berkarya mencabut identitas keanggotaan KTA seluruh penggagas Presidium Penyelamat partai Berkarya (P3B).

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menggelar konferensi pers ini, guna membantah klaim presidium yang mengaku didukung 2/3 DPW. Pernyataan sikap DPW se- Indonesia ini juga telah dikonsultasikan dengan jajaran Pengurus DPP Partai Berkarya pada tanggal 16 Maret 2020.

DPW Se-Indonesia juga menghimbau kepada Pengurus Partai Berkarya di semua tingkatan yang telah mendukung presidium, agar tidak melanjutkan rencana-rencana yang dapat merugikan Partai Berkarya. Apalagi tidak ada konflik internal dengan DPP sehingga muncul forum Penyelamat Partai Berkarya Ilegal.

Sementara itu Ketua Umum Ormas Perisai Berkarya Tri Joko Susilo, S.H, menyatakan sebagai ormas sayap partai, Perisai Berkarya tetap berkomitmen mendukung formatur DPP Partai Berkarya hasil Rapimnas Solo. Secara konstitusi ter aklamasi Bpk H.Hutomo Mandala Putra.SH menjadi Ketua Umum Partai Berkarya. Beliaulah yg saat ini satu komando untuk kami.

Menurut Tri Joko Susilo, Munaslub itu lazimnya digelar apabila ada penyalahgunaan wewenang, pelanggaran kode etik atau pelanggaran terhadap AD ART, harus ada rekomendasi dari DPW dan targetnya adalah pucuk pimpinan partai, yang dalam hal ini adalah H. Hutomo Mandala Putra, S.H. , bukan seorang Sekjend atau ketua bidang di kepartaian.

Tri Joko Susilo berharap kericuhan ini dapat segera diatasi, jaga marwah partai dan Ketum Partai Berkarya, komunikasikan melalui mekanisme internal, jika ada perbedaan dapat segera diatasi dengan kesepahaman bersama. “Jangan sampai partai menjadi ajang hanya untuk mencapai syahwat politik saja oleh pihak tertentu yang membawa misi sendiri. Partai Berkarya didirikan untuk bekerja demi kemaslahatan rakyat, memperjuangkan aspirasi rakyat, jika di internal partai saja seperti ini bagaimana nantinya kalau jadi anggota dewan?” ujar Tri Joko Susilo. ***Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi