Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Februari 2020, 07:57 WIB 2,718 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

NPMO READSI Rakor Bersama Seluruh DKP se Indonesia, Lutra Kedua Terbaik

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

NPMO READSI Rakor Bersama Seluruh DKP se Indonesia, Lutra Kedua Terbaik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

YAGYAKARTA, INFODESANEWS – Program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia(RI) melalui Dinas Ketahanan Pangan(DKP) Luwu Utara, berupaya menyiapkan secara detail program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-Up Innitiative (READSI) sehingga pemanfaatan bantuan dana dan hibah dari International Fund for Agricultural Development (IFAD) oleh pemerintah baik Provinsi/Kabupaten/Kota lebih fokus dan terukur hasilnya bagi kepentingan dan kemajuan masyarakat pedesaan khususnya petani.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan(DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri dari Yokyakarta melalui Kabag Humas dan Protokoler Lutra Abd Hamid bahwa, bahwa program READSI ini Luwu Utara(Lutra) kategori terbaik kedua se-Indonesia/Nasional, dengan capaian fisik 100% dan capaian keuangan 97,14%.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lutra, Alauddin Sukri pada rakor di Indoluxe Daerah Istimewah Yokyakarta,Jumat(14/2/2020).

Rakor tersebut diselenggarakan oleh NPMO READSI Pusat dan dihadiri seluruh Kepala DKP Provinsi dan Kabupaten pelaksana program proyek Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-Up Innitiative (READSI) dimana didukung IFAD untuk memberdayakan rumah tangga pedesaan dengan keterampilan, kepercayaan dan sumber daya untuk meningkatkan pendapatan dan penghidupan secara berkelanjutan melalui pendekatan program yang terukur, sehingga output kegiatan ini petani memiliki informasi tentang tekhnologi baru komoditas tanaman pangan, terkhusus komoditi padi, jagung, buah, sayuran dan tanaman pekarangan meningkat,” terang Alauddin Sukri, seraya menambahkan rakor ini dilaksanakan dari tanggal 13-15 Februari 2020.

“Kadis Ketahanan Pangan Alauddin Sukri hadir bersama Manager dan PPTK READSI Luwu Utara. Target yang ingin kita capai dalam kegiatan ini adalah memvangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
Kegiatan READSI nantinya dilaksanakan dengan pengawalan, baik dari aspek resiko, tata kelolah dan pengendalian melalui pendekatan quality, internal dan audit,”sebutnya.

Alauddin Sukri menyebutkan, perlu kehati-hatian dalam pelaksanaan READSI, dan kesesuaian dengan regulasi yang ada.

Kegiatan itu, Alauddin melakukan ekspose progres capaian 2019 dan rencana 2029. Adapun narasumber di kegiatan ini yakni Inspektur Irjen Kementerian Pertanian, Ir Susanto MM.

Sekadar informasi bahwa kegiatan READSI, itu selaras dengan pengembangan korporasi pertanian dari Kementan sejak tiga tahun lalu dengan pendekatan pada kelembagaan petani melalui koperasi, kelompok usaha bersama dan penguatan kelompok tani (Poktan) maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan).

“Fokus kedua adalah regenerasi petani untuk meningkatkan minat generasi muda kembali ke Pertanian, dan bangga menjadi petani. Kalau kedua hal ini berjalan selaras maka, pertanian di Bumi Lamaranginang julukan Luwu Utara maupun Nasional akan menjadi penopang utama kehidupan Bangsa dan Negara.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi