Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (21 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 22 Maret 2022, 19:39 WIB 2,114 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ops Bina Karuna Kapuas 2022 Berikan Sosialisasi Secara Door To Door

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ops Bina Karuna Kapuas 2022 Berikan Sosialisasi Secara Door To Door
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KALBAR – Kasatgas Ops Preemtif Bina Karuna Kapuas 2022 Kompol Alfan menjadi narasumber pada Program Siaran Dialog Interaktif bersama RRI Pontianak, Selasa (22/3).

Dialog interaktif tersebut membahas tentang “Kesiap Siagaan Polri Dalam Karhutla.”Dalam petikan wawancara tersebut Kasatgas Ops Preemtif Bina Karuna Kapuas 2022 Kompol Alfan mengatakan, dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Bina Karuna Kapuas 2022.

“Dengan adanya operasi ini Polda Kalbar mengajak instansi terkait secara bersama-sama menangani Karhutla di wilayah Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Upaya Preemtif dan Preventif sudah dilaksanakan, memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya serta dampak dari kebakaran hutan ini.”Serta dilakukannya sosialiasasi secara door to door,” jelasnya.

Menurutnya, kalau bisa membuka lahan itu tidak dengan cara dibakar, karena akan berdampak kepada lahan yang lain serta masyarakat sekitar.

“Apabila sudah terjadi kebakaran akan lama memadamkannya, karena Kalimantan Barat memiliki lahan gambut,” ujar Alfan.

Merubah mindset masyarakat dari yang dulunya membuka lahan dengan cara dibakar. Sekarang dengan cara lainnya seperti membuat sekat kanal dan pembakaran terbatas.

Polda Kalbar juga memiliki Posko Karhutla dengan menggandeng instansi terkait, sehingga masyarakat melihat adanya titik api segera melapor dan akan segera di tindaklanjuti.

Peran semua masyarakat itu sangat penting, dalam membantu terhadap kebakaran hutan dan lahan.”Mari kita upayakan bersama pencegahan kebakaran hutan dan lahan, karena dampak karhutla sangat merugikan kita bersama,” pungkasnya.(Juni)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi