Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 19 September 2017, 12:29 WIB 2,225 PDF

Pembanguna RKB SDN 4 Sidoharjo Kecamatan Waypanji Di Duga Tidak Sesuai RAB

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pembanguna RKB SDN 4 Sidoharjo Kecamatan Waypanji Di Duga Tidak Sesuai RAB
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. ditemukan syarat dugaan penyimpangan di dalam pelaksanaannya.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang Anggota Komisi C DPRD Lampung Selatan, Sukardi, ST, saat di konfirmasi melalui via WhatsApp, Senin (18/
9/2017).

Menurut salah satu Politisi dari Fraksi PAN itu mengatakan, pada kunjungan Komisi C ke SDN 4 Sidoharjo, adalah dalam rangka monitoring pelaksanaan pembangunan RKB di sekolah tersebut, Kamis (07/09/17). Banyak ditemukan kejanggalan-kejanggalan.
“Dalam pelaksanaannya, plang tidak dipasang. Pada galian pondasi juga tak sesuai dengan spek yang ada pada rencana anggaran biaya, yang seharuanya kedalaman 65 senti meter, nyatanya hanya 25 senti meter,”ungkapnya.

Tarnyata, tak sampai di situ saja, para Anggota Komisi C setempat juga menemukan adanya dugaan penyimpangan pada matrial besi yang digunakan.

berdasarkan RAB (rencana anggaran biaya, red), besi yang dipakai harusnya berdiameter 12 milimeter, namun besi yang dipakai hanya berdiamter 8 milimeter,” beber Sukardi kepada awak media selasa

“Ini artinya penyimpangan yang luar biasa, karena bila ditinjau dari sisi stuktur tentunya akan berkurang, terutama pada kekuatannya. Disisi teras depan juga tidak dipasang balok sloof, sedang pada bestek jelas-jelas ada,”tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan kunjungan Komisi C tersebut, ternyata tak ada satupun tim pengawas yang ditemukan, baik dari Dinas Pendidikan maupun konsultan pengawas.
“Miris memang melihat kondisi seperti ini, masa iya, Kepala UPT (Dinas Pendidikan, red) sampai tidak tahu kondisi dilapangan,”kata Sukardi.

“Hal ini menjadi masalah serius yang harus ditindaklanjuti, karena adanya pelaksanaan pekerjaan yang liar tanpa ada pengawasan dari semua pihak terutama pengawas dari kontraktor itu sendiri, konsultan dan dari dinas terkait,”tutupnya.(SG)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi