SAMPIT, PULAU HANAUT, INFODESANEWS – Proyek pembangunan fasilitas jamban umum (WC umum) di Desa Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan biaya sebesar Rp 37.786.000, kini telah rampung dikerjakan. Namun, hasil pembangunan tersebut menuai sorotan dari sebagian warga yang menilai kualitasnya tidak sebanding dengan nilai anggaran yang cukup besar.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan ini termasuk dalam bidang pelaksanaan pembangunan desa dengan jenis pekerjaan Pembangunan/Rehabilitasi Peningkatan Fasilitas Jamban Umum/MCK Umum. Proyek tersebut dilaksanakan oleh TPK Desa Hantipan sejak 16 Juli hingga 16 Agustus 2025.
Namun, sejumlah warga setempat menyayangkan hasil pembangunan yang dinilai tidak maksimal. Menurut mereka, bangunan WC umum tersebut terlihat sederhana dan belum sepenuhnya mencerminkan anggaran puluhan juta rupiah yang digunakan.
“Bangunannya memang sudah selesai, tapi kalau dilihat dari bahan dan hasil akhirnya, sepertinya tidak sepadan dengan dana yang tertulis di papan proyek,” ujar salah seorang warga Mastuki, 20/10/2025 saat mengikuti Musda
Selain itu, beberapa bagian bangunan juga masih tampak belum disempurnakan, seperti dinding dan bagian belakang tidak ada profil tang air dan terlihat belum tertata rapi. Warga berharap pihak desa lebih transparan dalam penggunaan dana pembangunan agar tidak menimbulkan dugaan negatif di masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, pihak desa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian antara hasil pembangunan dan anggaran yang tertera.
Proyek pembangunan WC umum ini sejatinya diharapkan dapat meningkatkan kebersihan dan kenyamanan masyarakat Desa Hantipan. Namun, munculnya keluhan warga ini menjadi perhatian agar ke depan pelaksanaan pembangunan desa dapat lebih akuntabel dan sesuai dengan ketentuan penggunaan Dana Desa.(yns/am)