Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 13 Maret 2024, 23:43 WIB 604 PDF

Pemkab Minta Bantuan ke BBWS Bengawan Solo Untuk Tangani Longsor

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Minta Bantuan ke BBWS Bengawan Solo Untuk Tangani Longsor
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Jalan longsor di Desa Gadon, Kecamatan Cepu, dan di Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban, Selasa (12/3/24) malam akibat tergerus aliran Sungai Bengawan Solo, mendapat perhatian serius dari Bupati Blora Arief Rohman.

Orang nomor satu di Blora itu tinjau lokasi bencana tanah longsor. Rabu (13/3/2024) siang, Di kesempatan itu dia langsung berkomunikasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, dan minta dua titik longsor di bantaran Sungai Bengawan Solo itu segera diperbaiki.

Hal itu dilakukan, menyusul longsor yang terjadi di Desa Gadon mengakibatkan

Untuk sementara akses jalan kabupaten ruas Ngloram-Gadon ditutup total, sampai ada perbaikan dari Bengawan Solo.

Dengan didampingi Kepala DPUPR, Samgautama dan Kepala Pelaksana BPBD, Dra. Mulyowati, Bupati Arief mendekati lokasi longsor. Dikatakan, kondisi longsor di Gadon cukup parah hingga mengakibatkan jalan Ngloram-Gadon nyaris putus.

“Longsor di Gadon cukup parah. Untuk sementara jalan harus ditutup untuk keselamatan dan tidak mengakibatkan longsor susulan. Rigid beton jalan sudah nggandul (menggantung), lantaran tanah dibawahnya amblas. Tadi, saya sudah video call dengan kepala BBWS untuk meminta bantuan perbaikan. Tahun 2021 lalu, jalan ini sudah dilakukan pemasangan bronjong kawat, namun tetap terjadi longsor,” papar Bupati Arief.

Langkah yang diambil, Bupati minta bantuan ke Kementerian PUPR untuk dibantu penanganan longsoran di Desa Gadon. Demikian juga Kepala BBWS Bengawan Solo juga sudah kami todong untuk segera ada penanganan.

Bupati Arief juga meninjau lokasi longsor di Dukuh Kenongogong, Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban yang diakibatkan tergerus arus Sungai Bengawan Solo. Kondisi longsoran mengakibatkan jalan lingkar desa yang berada di tepi sungai Bengawan Solo telah amblas dan bahkan longsor mendekati rumah warga.

Kedalaman longsoran mencapai 8 meter, dan dikhawatirkan akan meluas jika tidak segera ditangani.

“Kami akan segera membuat surat. Kami minta DPUPR dan BPBD untuk menyiapkan dokumennya. Nanti diajukan ke Kementerian PUPR dan BNPB. Dua-duanya kita masuki (kirimi surat). Mana yang cepat nanti segera ditindaklanjuti. Ini harus segera, karena mendekati pemukiman warga,” tegas Bupati.

Atas permintaan Bupati, langsung mendapat tanggapan dari Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP) IV BBWS Bengawan Solo, Yosi. Dia mengatakan, untuk penanganan darurat pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Bidang SDA PUPR Blora.

“Kemungkinan nanti akan dipasang cerucuk terlebih dahulu agar tidak ada longsor susulan dan menjaga kestabilan tanah,” jelas Yosi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Blora, Samgautama Karnajaya mengatakan, anggaran perbaikan longsor di dua lokasi itu tidak ada. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo, untuk langkah kedepannya dalam penanganan longsoran tersebut.

“Kami menunggu jawaban dari kepala balai yang sudah ditelepon Bupati. Kami akan melakukan mitigasi secepatnya dengan menggunakan cerucuk untuk menopang jalan agar tidak jatuh ke sungai. Begitu juga yang di Panolan akan ditangani dengan glugu terlebih dahulu agar tidak meluas ke rumah warga,” terang Samgautama.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi