Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 menit yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (16 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (23 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
KESEHATAN 22 November 2022, 13:02 WIB 1,684 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Percepat Penurunan Stunting, Erna Husein Lakukan Pembinaan PKK Purwokerto Barat

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Percepat Penurunan Stunting, Erna Husein Lakukan Pembinaan PKK Purwokerto Barat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PURWOKERTO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas Ny Erna Sulistyawati Husein melakukan pembinaan percepatan penurunan stunting bagi ketua PKK Kelompok RW dan RT se-Kecamatan Purwokerto Barat pada Selasa (22/11) di Kelurahan Purwokerto Barat.

Erna Husein menjelaskan bahwasannya stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang terjadi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan dan hal ini dapat berlangsung lama serta menyebabkan terhambatnya perkembangan otak serta tumbuh kembang anak.

“Seseorang dikatakan stunting apabila tinggi badan tidak mencapai batas normal dari standar usianya. Dimana tinggi badan bayi lahir idealnya adalah 49,9cm dan perempuan 49,1 cm,” jelasnya.

Sementara itu ia juga menerangkan jika kasus stunting tidak dapat dilihat dari satu sisi saja. Melainkan dapat dilihat dari banyak fakor, seperti penyakit bawaan maupun masalah gizi.

“Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama OPD-OPD terkait, rumah sakit juga sudah menjalin kerjasama dengan harapan setiap masalah dapat langsung ditangani dengan sesuai. Semisal karena penyakit maka akan kami arahkan kepada rumah sakit untuk membantu dalam penanganan,” terangnya.

Ketua PKK Kecamatan Purwokerto Barat Erli Agus Sriyono menjelaskan dalam membantu para anak stunting di wilayah Purwokerto Barat, ibu-ibu PKK pada masing-masing kelurahan telah melakukan pendampingan melalui pengumpulan shadaqoh canting di setiap rukun tetangga dengan bantuan bahan makanan mentah.

“Hari ini terdapat 360 perwakilan tingkat RT RW yang hadir untuk bersama-sama menyamakan persepsi penanganan stunting di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Di akhir acara, Erna Husein secara simbolis juga memberikan bantuan pangan berupa telur ayam pada setiap kelurahan di Kecamatan Purwokerto Barat sebagai salah satu upaya penanganan stunting di Kecamatan Purwokerto Barat.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #KESEHATAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi