Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KRIMINAL 08 Februari 2025, 07:19 WIB 783 PDF

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan di SMPN 2 Sabbang Selatan

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan di SMPN 2 Sabbang Selatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

LUWU UTARA, INFODESANEWS – Polisi masih terus menyelidiki kasus dugaan penganiayaan siswa di SMPN 2 Sabbang Selatan oleh sekelompok murid. Saat ini, penyidik masih tahap pemeriksaan saksi-saksi, Rabu 05/02/2025.

“ Penyidik dari unit PPA sudah datangi pihak sekolah. Masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Untuk sementara baru orang tua korban. Pelakunya sudah diintrogasi cuman belum dilakukan pemanggilan,” sebut Kanit PPA Polres Luwu Utara, IPDA Yuliany,

Namun, Yuli belum bisa menjelaskan secara detail hasil pemeriksaan sementara. Hanya saja, ia menegaskan, jika tindak kekerasan itu bukan sebagai aksi pengeroyokan maupun penganiayaan.

“Hasilnya pemeriksaan belum bisa kami sampaikan,” jawabnya.

Sebelumnya, seorang siswa kelas IX SMPN 2 Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara dianiaya teman sekolahnya di sekolah tersebut pada jam istirahat usai kerja bhakti tgl 10 Januari lalu, dipukuli dan ditendang perutnya ( korban belum lama habis operasi buntu), kursi guru di dorong kena bahu karena korban duduk bersama temannya minum air karena istirahan membersihkan.

Orang tua korban mengetahui penganiayaan tersebut datang dan langsung dilarikan ke Pusjesmas terdekat bersama guru lainnya, karena wali kelas korbaan saat itu belum datang.

Besoknya itu juga (11/1/2025), ayah korban, Yohanis melaporkan ke Polres Luwu Utara. Mereka berharap kasus serupa tidak terulang di SMPN 2 Sabbang Selatan.** Yustus

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KRIMINAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi