Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 04 Januari 2025, 08:54 WIB 1,686 PDF

Polisi Selidiki Robohnya Kios Dua Lantai di Pasar Kliwon Solo

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polisi Selidiki Robohnya Kios Dua Lantai di Pasar Kliwon Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SURAKARTA, INFODESANEWS | Kasus robohnya bangunan kios dua lantai di kawasan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Senin siang (30/12), kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian. Insiden tragis ini menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa reruntuhan.

Wakasatreskrim Polresta Solo, AKP Sudarmiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran Polsek Pasar Kliwon terus menyelidiki kejadian ini. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pemilik bangunan, Abdul Latif, yang diduga mengabaikan faktor keamanan demi menekan biaya konstruksi.

Menurut keterangan saksi yang telah diperiksa, kesalahan perhitungan dalam pemasangan balok besi menjadi salah satu penyebab utama bangunan roboh.

“Dari pengakuan beberapa saksi, tembok atas ambruk karena jumlah balok besi yang terpasang tidak sesuai. Seharusnya menggunakan 10 balok besi, namun hanya dipasang delapan sesuai permintaan pemilik bangunan,” ungkap Sudarmiyanto, Kamis (2/1/2025).

Lebih lanjut, pekerja konstruksi sebenarnya telah mengingatkan pemilik mengenai pentingnya memasang balok besi sesuai spesifikasi. Namun, peringatan tersebut diabaikan.

“Fondasi menjadi tidak kuat, ditambah lagi lantai atas dipenuhi bahan bangunan yang menambah beban,” tambah Sudarmiyanto, mewakili Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Ismanto Yuwono.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidikan sementara telah memeriksa empat saksi, termasuk pekerja yang selamat. Sementara itu, Abdul Latif, pemilik bangunan, belum dimintai keterangan karena masih menjalani pemulihan setelah turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Nantinya akan dilakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dari pemilik bangunan,” jelas Sudarmiyanto.

Insiden tersebut terjadi saat para pekerja tengah melakukan pembangunan lantai dua kios. Tiba-tiba, tembok atas runtuh dan menimpa para pekerja serta pemilik bangunan. Sebanyak tujuh korban segera dilarikan ke RSUD Bung Karno. Sayangnya, seorang pekerja tidak dapat diselamatkan.

Polisi terus mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi untuk menemukan penyebab pasti insiden ini.

“Kami berharap kasus ini dapat segera terungkap sehingga menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam pembangunan,” tutup Sudarmiyanto. **(Her/Redslo).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi