Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (8 menit yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (41 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (15 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 14 Agustus 2025, 23:42 WIB 1,423 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polres Lampung Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah, Ribuan Warga Dapatkan Beras SPHP Harga Terjangkau

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Lampung Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah, Ribuan Warga Dapatkan Beras SPHP Harga Terjangkau
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Warga Lampung Selatan antusias mendatangi 14 titik kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri pada Kamis (14/8/2025). Program ini berhasil menyalurkan 15,9 ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikelola Perum Bulog, dengan harga Rp 11.500 per kilogram, guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wib WIB hingga 12.10 WIB di wilayah hukum Polres Lampung Selatan, dengan titik utama di halaman Mapolres setempat. Penjualan beras dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, bersama pejabat utama dan tamu undangan, sebelum dibuka untuk masyarakat umum.

Setiap pembeli diwajibkan menunjukkan KTP dan dibatasi maksimal dua sak beras ukuran 5 kilogram, untuk memastikan pemerataan. Dari stok awal 26,5 ton, sebanyak 15,9 ton beras terserap oleh 1.540 pembeli di 14 lokasi, termasuk Polsek dan KSKP di bawah jajaran Polres.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses beras berkualitas dengan harga yang lebih murah dibanding pasaran, sekaligus mencegah lonjakan harga. Polres bersama Bulog akan terus memantau dan melakukan operasi pasar bila diperlukan,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini secara bijak dan tidak melakukan penimbunan. “Belilah sesuai kebutuhan rumah tangga. Mari kita saling menjaga agar beras murah ini bisa dinikmati merata oleh warga yang membutuhkan,” tambahnya. Ia berharap, dengan adanya Gerakan Pangan Murah, daya beli masyarakat tetap terjaga dan situasi pangan di Lampung Selatan tetap stabil.(***Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi