Kamis, 24 September 2026
NASIONAL 29 April 2018, 20:26 WIB 1,325 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

PP Durrotu Ahlissunnah wal Jama’ah Gelar Haflah, Ini Pesan KH M Masroni

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 1,325 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

PP Durrotu Ahlissunnah wal Jama’ah Gelar Haflah, Ini Pesan KH M Masroni
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – Pendidikan tidak hanya sebatas mengajarkan seseorang tentang pentingnya rasio. Lebih dari itu, pendidikan berfungsi menumbuhkan keyakinan kepada Sang Pencipta sehingga menghasilkan generasi yang bertakwa. Pola ini diajarkan oleh agama dalam pesantren, di mana keyakinan sebagai landasan utama atau lazimnya disebut Spiritual Quotient (SQ). Dari adanya pendidikan agama dari pesantren akan menjadi landasan seseorang dalam mencari dan nemanfaatkan ilmu pengetahuan yang berlandaskan rasio. Dikatakan oleh KH M Masroni dalam Haflah Khatmil Qur’an PP Durrotu Ahlissunnah wal Jama’ah di lapangan Banaran Gunungpati Kota Semarang (28/04/2018) bahwa hilangnya keimanan dengan keyakinan penuh terhadap ilmu pengetahun umum sama halnya dengan mendewakan akal fikiran.

Memberikan bekal pada para santri yang di-wisuda, Kiai yang saat ini menjabat sebagai sekretaris JATMAN menekankan tentang pentingnya ketaatan terhadap guru (Kiai) sebagaimana banyak dikisahkan di dalam al Qur’an maupun para shalafus shalih. Nilai moral keagamaan sebagai yang tertanam dengan baik akan menjadi generasi bangsa ini berperilaku baik dan selalu menghasilkan kebaikan.

Pesantren Mahasiswa Terbesar
Pengasuh PP Durrotu Aswaja, K Agus Romadhon dalam sambutannya menyatakan bahwa di Jawa Tengah terdapat banyak pesantren dengan segmentasi santri mahasiswa, dan yang terbesar ada di Gunungpati, “alhamdulillah, pondok pesantren mahasiswa yang terbesar di jawa tengah saat ini adalah PP Durrotu Aswaja” kata Kiai Agus, “terbesar di sini bukan berarti secara fisik memiliki bangunan yang luas dan besar, namun dari segi jumlah santrinya” lanjutnya, “meski harus uyel-uyelan karena dalam 1 kamar diisi kurang lebih 40 santri tapi masih betah” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Kiai Agus juga menyampaikan bahwa lurah pondok putrinya saat ini masuk 10 besar dalam perhelatan duta santri nasional yang digelar di Jogjakarta. Adanya pencapaian prestasi selama ini sebagaimana telah disebutkan, dinyatakan atas dukungan dan doa dari warga Gunungpati, khusunya Banaran. Menurutnya, warga Banaran ibarat orangtua santri, sehingga dukungan dan doa warga mampu menjadi bagian dari penyebab pesantren berkembang pesat, dan para santrinya bisa berprestasi.

Dikatakan, santri yang ada telah khatam al Qur’an, baik bin nadzar maupun bil ghaib. Pun demikian pesentren terus membangun dan mengalami kemajuan tanpa harus meminta bantuan sumbangan proposal kepada pemerintah. Dia menegaskan bila PP Durrotu Aswaja maju tentu turut membawa nama Kelurahan Banaran, Kecamatan Gunungpati, dan bahkan Kota Semarang. Sebab itu ia berharap keberadaan pesantren akan menjadi penguat masyarakat membentuk kota santri sebagaimana tema yang dipilih. Yakni, Revitalisasi pondok pesantren menuju Indonesia hebat dan mandiri.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi