Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 10 Januari 2020, 18:08 WIB 1,916 PDF

Presentasi: 10 Kepala Daerah Masuk Dominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Komentar Bupati Lutra Pemerintah dan Pers Harus Bersinergi

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Presentasi: 10 Kepala Daerah Masuk Dominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Komentar Bupati Lutra Pemerintah dan Pers Harus Bersinergi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA, INFODESANEWS – Dalam menyongsong dan merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2020 di Banjarmasin Kalimantan Selatan, PWI Pusat menggelar PresentasiAnugerah Kebudayaan PWI Pusat untuk Bupati/Walikota. Ini yang kedua, setelah yang pertama 2016 pada HPN di Lombok.

Sebagai pilar demokrasi ke-4, Pers bertugas mendorong tidak hanya bidang politik dan ekonomi semata, tapi juga kebudayaan yang dicita-citakan sebagai landasan pembangunan.

Presentasi pada 10 Bupati/Walikota Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada Kamis kemarin(9/1/2020) malam di Kantor PWI Pusat Jakarta. Presentasinini untuk menyeleksi 10 besar yang dominasi calon penerimah Anugerah Kebudayaan PWI Pusat dsn salahsatunya Bupati Luwu Utara, Hj.Indah Putri Indriani.

Dihadapan Juri Bupati perempuan pertama dari Sulawesi-Selatan, memaparkan,” Program Pemberdayaan, Pelestarian, Pengembangan Adat Istiadat dan Budaya Kampung Tenun Berselimut Kabut di Rongkong Tana Masakke Lipu Maraninding.”

” Wujud komitmen kami dalam pengembangan kebudayaan yakni pembentukan Perangkat Daerah yang secara khusus menanfani tentang Kebudayaan, namun tidak berdiri sendiri dan bergabung dengan Dinas Pendidikan,” jelas Bupati Lutra dalam pemaparannya secara spesifik menjelaskan pelestarian adat di Bumi Lamarancina julukan Tana Rongkong, Tana Masakke Lipu Maraninding.

Bupati Lutra menjelaskan bahwa, di Tana Luwu ada 12 anak suku dan salahsatunya dari 12 anak suku itu yakni To Rongkong. Salah satu keterampilan dan kebudayasn yang masih bertahan sampai sekarang ini yakni, tenunan adat Rongkong dan masih ada satu anak suku yakni To Rampi yang juga sampai hari ini masih bertahan pembuatan baju, rok dan topi adat dari Kulit Kayu,” tambah Bupati diselah-selah presentasi.

“Bupati Lutra, Indah Putri Indriani juga memaparkan peran media, baik cetak, daring maupun elektronik dalam membantu mempromosikan Kebudayaan dan Parawisata di Bumi Lamaranginang julukan Luwu Utara, ini paling banyak digunakan untuk untuk mempromosikan karena memiliki pengaruh terhadap perubahan sosial kebudayaan yang terjadi,” beber Indah panggilan akrab Bupati, seraya menambahkan Pemeribtah dan Wartawan tidak bisa berjalan sendiri dalam upaya mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.

” Untuk itu, Indah Putri Indriani menjelaskan peran dan fungsi Wartawan/Pers dan Pemerintah harus bersinergi, berkolaborasi melalui media berbagai macam informasi kebudayaan mudah kita ketahui dan mudah didapatkan dan mudah disebar luaskan,” pungkas Indah.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan pada awal sambutannya mengatakan bahwa, tujuan penghargaan nantinya pada 10 Bupati/Walikota yang menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang “Pro ebudayaan dan Melek Media”. Yang sepak terjangnya memberikan inspirasi dan edukasi tentang perlunya membangun Kabupaten/Kota berbasis kebudayaan yang berkemajuan, masyarakatnya berkarakter , melek media, dan bijak dalam memanfaatkan medsos.

Adapun Bupati/Walikota yang masuk nominasi yakni Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Bupati Tubaba Umar Achmad, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Bupati Gunung Kidul, Badingah, Walikota Bau Bau AS Tamsir dan Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani.

Sekadar diketshui bahwa Dewan Juri pada 10 Bupati/Walikota ysng masuk nominasi Anugerah Kebudayaan dalam menyongsong Hari Pers Nasional(HPN) pada 9 Februari 2020, yakni Ninok Leksono darinHarian Kompas, Agus Dermawan dari Pengamat Kebudayaan, Atal S Depari Ketua Umum PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono dari Majalah Galeri, dan Nungki Kusumastuti dari Dosen Institut Kesenian Jakarta.(yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi