Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (12 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (19 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 03 Februari 2024, 06:45 WIB 1,049 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Presiden Jokowi meresmikan Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar, di Jawa Barat

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Presiden Jokowi meresmikan Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar, di Jawa Barat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANDUNG, INFODESANEWS | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua terminal tipe A di Jawa Barat, Sabtu (03/02/2024). Kedua terminal tersebut yaitu Terminal Leuwipanjang di Kota Bandung dan Terminal Banjar di Kota Banjar.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya resmikan Terminal Leuwipanjang di Kota Bandung dan Terminal Banjar di Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat,” ujar Presiden saat peresmian yang berlangsung di Terminal Leuwipanjang itu.

Presiden pun berharap kehadiran infrastruktur ini dapat mendorong kembali minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.

“Ini Terminal Leuwipanjang di Kota Bandung yang dibangun menghabiskan anggaran Rp70 miliar, keren banget. Ini untuk mendorong masyarakat agar menggunakan, kembali menggunakan transportasi umum, berbondong-bondong lagi tidak menggunakan kendaraan pribadi, tidak menggunakan mobil pribadi,” ujarnya.

Kehadiran terminal ini, imbuh Presiden, juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Jawa Barat, terutama di Kota Bandung, yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Presiden mencontohkan, kerugian ekonomi yang ditimbulkan akibat kemacetan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) setiap tahunnya mencapai hampir Rp100 triliun.

“Saya sangat menghargai pembangunan ini dan semoga nanti kita bisa mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi umum baik itu bus, baik itu kereta api, baik itu kayak di Jakarta ada MRT, LRT, KRL, kereta cepat dan itu akan sangat, sangat mengurangi kemacetan yang ada di jalan yang kita miliki,” ujarnya.

Selain itu, kehadiran kedua terminal ini juga diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, baik antarkota maupun dalam kota.

“Semoga Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar di Provinsi Jawa Barat ini nanti bisa mempercepat mobilitas orang dari satu kota ke kota yang lain atau di dalam kota,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam laporannya menyampaikan bahwa revitalisasi Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Terminal Leuwipanjang ini sendiri kita lakukan [revitalisasi] dengan total luas 30 ribu meter. Dan, tadi Bapak saksikan ada contoh Samsat pertama di Indonesia dan ini akan merupakan contoh untuk di terminal di seluruh Indonesia dan juga ticketing sudah menggunakan digital,” ujar Budi.

Pada kesempatan itu, Menhub juga mengapresiasi inisiasi penggunaan transportasi publik berbasis listrik yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Jawa Barat khususnya Kota Bandung.

“Kami apresiasi daerah Jawa Barat dan Kotamadya Bandung menginisiasi bis listrik sebagai angkutan perkotaan. Nah, ini tentu sesuai dengan apa yang menjadi idea Bapak bahwa angkutan massal menjadi awal penggunaan kendaraan listrik,” ujar Menhub.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, antara lain, Ibu Negara Iriana Jokowi, Menhub Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Pj. Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono.***Myd/Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi