BLORA, INFODESANEWS – Prestasi Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Blora (Persikaba) yang berhasil menembus babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah menjadi momentum kebangkitan dan perhatian baru terhadap infrastruktur olahraga di wilayah ini.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tim yang dinilai melampaui ekspektasi. Target awal hanya ikut kompetisi, mengingat Blora sudah lama tidak berpartisipasi di liga.
“Alhamdulillah, justru bisa lolos hingga 16 besar, ini di luar ekspektasi kita,” ujar Arief saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu (25/1/2026).
Ia mengungkapkan, sorotan publik yang muncul seiring kesuksesan Persikaba turut mendorong pemerintah daerah untuk serius mengupayakan perbaikan fasilitas. Salah satu prioritas adalah pembangunan Lapangan Kridaloka di Kecamatan Jepon.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah mengajukan proposal anggaran senilai Rp 35 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
“Alhamdulillah, sudah ada koordinasi dengan Kementerian PUPR di Jakarta, didukung anggota DPR RI dan DPRD Blora. Rencana minggu depan akan ada rapat lanjutan untuk menindaklanjuti usulan tersebut,” jelas Arief.
Pengajuan ke pemerintah pusat dilakukan karena keterbatasan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora. Skema serupa pernah diterapkan untuk pembangunan Pasar Ngawen.
Bupati berharap proposal tersebut disetujui agar pembangunan dapat dimulai tahun ini. Semoga Lapangan Kridaloka bisa dibangun tahun ini.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Blora. Kami mohon maaf karena pembangunan ini harus menunggu, mengingat sumber anggarannya dari pusat,” pungkasnya.
Keberhasilan Persikaba tidak hanya membawa kebanggaan, tetapi juga menjadi katalis bagi pembenahan infrastruktur sepak bola, yang diharapkan dapat mendukung pembinaan olahraga dan meningkatkan kualitas kompetisi di Blora ke depan.**Red