Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (36 menit yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (6 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (7 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (7 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (8 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 11 Juli 2024, 13:14 WIB 372 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ratusan Penganut Ajaran Samin Hadiri Rembug Sedulur Sikep dan Hasilkan Piagam Ploso Kediren Blora

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ratusan Penganut Ajaran Samin Hadiri Rembug Sedulur Sikep dan Hasilkan Piagam Ploso Kediren Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Sebanyak 400 penganut Sedulur Sikep dari enam Kabupaten menggelar Rembug Sedulur Sikep yang mengangkat tema ‘Ngukuhi Wonge, Nutugno Babadane’ bertempat di Pendopo Pengayoman, Ploso Kediren, Randublatung, Rabu (10/7/2024).

Selain dari Blora, mereka datang dari Kudus, Pati, Rembang, Purwodadi dan Bojonegoro. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek RI, Sjamsul Hadi, Bupati Blora, Arief Rohman, (Pj) Bupati Kudus H. Muhamad Hasan Chabibie, PJ Bupati Pati H. Henggar Budi Anggoro serta perwakilan dari Bupati Grobogan, Bojonegoro.

Mereka menyatakan dukungan dan jaminan negara atas keberadaan dan praktik spiritual Samin di daerah tersebut. Rembug Sedulur Sikep ini merupakan rangkaian acara Festival Budaya Spiritual 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat (KMA) bekerja sama dengan Pemkab Blora pada tanggal 8 – 10 Juli 2024.

Sjamsul Hadi saat membuka kegiatan ini menyatakan bahwa acara Rembug Sedulur Sikep adalah wujud komitmen bahwa pemerintah hadir. “Sedulur Sikep memiliki kearifan, kiranya bisa mendapat perhatian lebih dekat. Hal ini juga dalam rangka pemajuan kebudayaan.

Direktorat KMA mendorong eksistensi pemajuan kebudayaan yang berbasis kearifan lokal. Kami hadir di sini sebagai pengayom Sedulur Sikep,” Ia juga menambahkan bahwa Direktorat KMA berupaya menyambungkan balung pisah yakni Sedulur sikep yang tersebar-sebar di Blora, Kudus, Bojonegoro, Kudus, Pati, Grobogan,

Acara secara resmi kemudian dibuka dengan ditandai dengan penyerahan cinderamata berupa ikat kepala (udeng) dari Sedulur Sikep, berupa selembar batik bertuliskan ‘ibu bumi sing maringi ibu bumi ojo dilarani’ (Ibu bumi yang memberi, ibu bumi jangan disakiti).

Bupati Blora, Arif Rohman memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya acara ini. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah daerah Blora akan terus mendukung komunitas yang diikat dalam ajaran Samin.

“Kami dari Pemerintah Blora terus menjamin agar mereka dapat menjalankan ajaran sesuai acara yang dijamin oleh konstitusi. Pemerintah Blora menyerukan kepada Sedulur Sikep untuk jangan ragu-ragu menjalankan tatanan dan ajarannya,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari kabupaten yang lain juga menyatakan komitmen serupa. Seperti disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Grobogan.

“Kami mengakui nilai-nilai Sedulur Sikep yang sangat bagus. Kami dari Kabupaten Grobogan memberikan apresiasi dan semoga Rembug ini bisa mengumpulkan wilayah-wilayah lainnya. Masyarakat Grobogan titip salam agar Sedulur Sikep tetap mempertahankan nilai budaya dan mempromosikan Blora ini menjadi cikal bakal Sedulur Sikep,” tambahnya.

Hal tersebut langsung direspons oleh perwakilan pemerintah daerah masing-masing dan diberikan komitmen untuk segera ditindaklanjuti. Rembug Sedulur Sikep yang dipimpin oleh Mbah Parwadi ini merupakan forum dialog antar Sedulur Sikep untuk membahas sejarah dan tatanan laku Sedulur Sikep. Gunretno, salah satu tokoh masyarakat adat Sedulur Sikep, menyebutkan bahwa silaturahmi Sedulur Sikep ini merupakan sebuah momen penting.

“Momen ini penting untuk menjelaskan karena selama ini hanya dikenal bahwa Sedulur Sikep itu adanya di Blora, ada di Sambong, Klopo Dhuwur. Ternyata setelah saya keliling lebih 23 titik. Sedulur Sikep itu bonggolnya adalah Mbah Samin Surosentiko. Penting bagi anak cucu Sedulur Sikep untuk nguri-uri petilasan Mbah Samin,” ujar Gunretno.

Selanjutnya Gunretno menyatakan bahwa kehadiran dari para bupati adalah penting pemerintah untuk bisa hadir, agar saudara Sedulur Sikep juga tahu caranya jika ada persoalan dan tidak takut menyampaikan.(SM/Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi