Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (38 menit yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (41 menit yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (49 menit yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (15 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (22 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu)
NASIONAL 18 April 2025, 23:04 WIB 1,393 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Refleksi Paskah: Jalan Salib Pererat Kebersamaan dan Keimanan di Blora

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Refleksi Paskah: Jalan Salib Pererat Kebersamaan dan Keimanan di Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS |Umat Katolik di Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar visualisasi Jalan Salib di Wireskat Desa Sendangharjo Kecamatan Blora, Jumat (18/4/2025) pagi mulai pukul 07.00 WIB.

Cuaca pagi yang sejuk di lokasi Wireskat Desa Sendangharjo menjadi spirit religius dan membangkitkan keimanan umat Katolik sehingga visualisasi Jalan Salib berjalan khidmat, tertib dan lancar dalam rangka memperingati wafat Yesus Kristus.
Romo Kepala Paroki Santo Pius X Blora Benediktus Prima Novianto Saputro menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa atas pelaksanaan visualisasi Jalan Salib yang diperankan oleh orang muda dan umat dewasa Katolik.

“Ini hal yang sangat luar biasa, mereka telah berlatih dengan baik dan juga sudah mempersiapkan diri semuanya dengan baik, dan terima kasih dukungan semua pihak, yang telah ambil bagian dalam visualisasi ini,” kata Romo Novi, sapaan akrab Kepala Paroki Santo Pius X Blora.
Ia menyebut mulai jam 04.00 WIB para pemeran visualisasi Jalan Salib sudah mempersiapkan diri dan memerankan dengan baik sehingga memukau umat yang menyaksikan.

“Tentu ini bukan hanya soal pertunjukan, tapi ini sebuah usaha untuk merenungkan Sabda Tuhan yang diwujudkan dalam visualisasi. Maka, semoga hal ini bisa membantu kita semua untuk memahami betapa besar cinta Tuhan kepada kita,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Romo Novi dalam sambutannya, Dia bisa sampai menjadi manusia dan wafat di kayu salib.

“Sebuah misteri yang sulit untuk kita pahami, karena cinta itu memang luar biasa. Maka, bapak/ibu, hanya dengan mata hati kita, kita bisa merenungkan dan mengimani betapa besar baiknya Tuhan kepada kita. Semoga dengan peristiwa ini kita semakin dipenuhi dengan cinta kasih kepada-Nya. Bukan hanya kesedihan, bukan hanya penyesalan, dan taubat, tetapi mari kita wujudkan, kita bangun hidup kita berdasarkan kasih kepada Tuhan dan kepada sesama. Tuhan memberkati kita semuanya,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Visualisasi Jalan Salib Maximiana Pancastuti, menjelaskan persiapan dilakukan lebih kurang satu bulan.

“Ini melibatkan Orang Muda Katolik (OMK), ketua lingkungan, kategorial dan beberapa umat, khususnya kami melibatkan banyak OMK-nya. Ini tadi prosesinya sekitar 1 jam lebih 15 menit. Memang ada perbedan untuk variasi, tahun lalu dilaksanakan di gereja, dua tahun lalu di Wireskat, tetapi melewati Jalan Salib, tahun ini kita buat beda karena hanya melewati jalan utama saja, tapi rangkaian peristiwanya hampir sama,” ucapnya.

Melalui visualisasi tersebut, ia berpesan supaya umat lebih benar-benar menghayati kisah sengsara Yesus yang sudah menebus dosa umat manusia, supaya umat berani melayani seperti apa yang elah diteladankan oleh Yesus Kristus ini.

Dalam pelaksanaan itu, ada 14 perhentian atau stasi Jalan Salib. Yaitu, Yesus dijatuhi hukuman mati. Yesus memanggul Sali. Yesus jatuh untuk pertama kali. Yesus berjumpa dengan ibu-Nya. Yesus ditolong oleh Simon dari Kirene. Wajah Yesus diusap oleh Veronika. Yesus jatuh untuk kedua kalinya. Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya. Yesus jatuh untuk ketiga kalinya. Pakaian Yesus ditanggalkan. Yesus disalibkan. Yesus wafat di kayu salib. Yesus diturunkan dari salib. Yesus dimakamkan.

“Bersyukur sekali, masih diberi kesehatan oleh Tuhan dan diberikan kesempatan untuk mengikuti visualisasi Jalan Salib. Nanti siang dilaksanakan Ibadah Jumat Agung,” kata Ignatius Ary Soesanto, Sekretaris Paroki Santo Pius X Blora.

Dengan mengenangkan kembali kesengsaraan Tuhan Yesus, makin menyadari betapa besar kasih Allah kepada kita. Jalan Salib adalah devosi yang mengarahkan pandangan spiritual kita pada peristiwa Yesus Kristus mulai dari keputusan hukuman mati pada Yesus hingga peristiwa pemakaman-Nya.

Dalam bahasa Latin, Jalan Salib disebut Via Dolorosa artinya Jalan Penderitaan. Inilah saat-saat terakhir hidup Yesus secara historis di dunia. Devosi itu adalah peringatan akan peristiwa tersebut.

Dari berbagai sumber disebutkan tradisi Jalan Salib dirintis oleh Santo Fransiskus Asisi, diperkenalkan oleh Ordo Fransiskan abad ke-14 lalu meluas di Gereja Katolik Roma pada abad pertengahan. Paus Klemens XII menetapkan secara resmi terkhusus perhentian-perhentiannya secara definitif pada abad XVII yang berlaku sampai sekarang.***Tg/Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi