Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (16 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (23 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Mei 2025, 17:46 WIB 1,394 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sekolah Rakyat di Kotim Aktif Bulan Juni 2025

Penulis: Kabiro Kaltim
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sekolah Rakyat di Kotim Aktif Bulan Juni 2025
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Kaltim

SAMPIT, INFODESANEWS | Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan bahwa program Sekolah Rakyat akan mulai berjalan di daerah ini pada Juni 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Langkah konkret telah dilakukan, termasuk menyiapkan fasilitas sementara bagi para peserta didik.

“Sudah diputuskan, Sekolah Rakyat akan mulai aktif di Kotim pada bulan Juni tahun ini. Kami sudah siapkan gedung dan sarana penunjangnya agar program bisa segera berjalan,” kata Bupati Kotim Halikinnor, kamis 15/5

Gedung asrama haji yang selama ini jarang digunakan, kini disiapkan sebagai lokasi sementara. Terdapat 48 kamar dengan kapasitas total 192 orang. Jumlah yang jauh mencukupi untuk menampung 100 peserta didik tahap awal.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang menyediakan pendidikan gratis jenjang SD, SMP, dan SMA untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini mencakup fasilitas pendidikan, asrama, makanan, dan perlengkapan belajar, semua ditanggung pemerintah.

“Untuk tahap awal ini, kami usulkan jenjang SMA. Sebab, di Kotim, banyak anak yang putus sekolah justru saat SMA karena faktor biaya dan jarak sekolah yang jauh dari desa mereka,” ujar Halikinnor.

Tak hanya menyiapkan gedung sementara, Pemkab Kotim juga telah menyediakan lahan seluas 5,9 hektare di kawasan Jalan Ir Soekarno untuk pembangunan gedung sekolah permanen. Luas lahan ini bahkan melampaui standar minimum yang ditetapkan Kemensos.

Dengan segala kesiapan itu, Kotim dipastikan menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Kalimantan Tengah yang dipilih menjalankan program ini lebih dulu. Pemerintah daerah berharap kehadiran Sekolah Rakyat akan membawa perubahan signifikan terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tak mampu.

“Juni nanti sekolah ini mulai aktif, dan kami ingin pastikan bahwa anak-anak yang selama ini kesulitan sekolah bisa langsung mendapatkan manfaatnya,” tegas Halikinnor. **Abdul Muhid.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Kaltim

Kabiro Kaltim

Kepala Biro Kalimantan Timur

Liputan khusus pembangunan Ibu Kota Nusantara dan Provinsi Kalimantan Timur.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi