Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 menit yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (37 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (15 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Desember 2019, 06:11 WIB 1,218 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sigap! Babinsa Bantu Evakuasi Korban Tersambar Petir Di Desa Gampeng Kec. Ngluyu

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sigap! Babinsa Bantu Evakuasi Korban Tersambar Petir Di Desa Gampeng Kec. Ngluyu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

NGAJUK, INFODESANEWS –  Hujan lebat disertai petir yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk, memakan korban jiwa. Korbannya, Sarawi (63) petani warga RT 03/RW 02 Dusun Alas Tuwek Desa Gampeng.

Dia diduga tewas disambar petir saat menggarap ladang di petak 03 RPH Lengkong Lor BKPH Krondong Perhutani KPH Jombang, wilayah desa setempat, kemarin Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban kali pertama ditemukan Lujiono (60) tetangganya saat pulang setelah selesai menggarap tegal di petak 03 RPH, karena hujan lebat disertai petir. Saat melewati tegal milik korban, dia melihat korban sudah dalam posisi tertelungkup.

Kemudian Lujiono berteriak sambil mengejar Jasmi (53) istri korban yang sudah mendahului berjalan pulang, lalu memberitahu jika korban dalam posisi tertelungkup di tegalnya.

Selanjutnya keduanya kembali melihat ke ladang untuk melihat keadaan korban. Ternyata benar korban dalam posisi tertelungkup di tegal dengan kepala membujur ke timur.

Mengetahui hal itu, keduanya mendekat dan memanggil-manggil nama korban, namun korban tidak menjawab. Selanjutnya kejadian tersebut disampaikan ke perangkat desa setempat dan dilaporkan ke Koramil.

Mendapat laporan, petugas dari Babinsa Gampeng Sertu Kusminto bersama dengan tenaga medis dari Puskesmas Ngluyu datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian korban dievakuai warga untuk dibawa pulang ke rumahnya.

“Diduga korban meninggal dunia tersambar petir. Hasil visum luar pada tubuh korban terdapat luka gosong di leher sampai pinggang sepanjang kurang lebih 40 sentimeter dan kulit terkelupas seluas kurang lebih 1 sentimeter,” kata Kapten Arh Suryanto Danramil Ngluyu.(@dji)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi