Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 31 Oktober 2024, 06:18 WIB 1,479 PDF

Sinergi Pemkab Luwu Utara dan Umat Katolik Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sinergi Pemkab Luwu Utara dan Umat Katolik Perkuat Upaya Pencegahan Stunting
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SUL-SEL, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) meningkatkan kolaborasi dalam mendeteksi, mengantisipasi, dan menangani stunting.

“Kolaborasi dan sinergi ini penting untuk mencapai target penurunan stunting,” ungkap Bupati Luwu Utara, diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Nisma, S.Ked, M.Kes, Selasa, 29 Oktober 2024.

Kolaborasi ini termasuk penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting di Gereja Katolik Paroki Sitti Maryam Saluampak, didukung oleh Credit Union Sauan Sibarrung (CUSS) melalui Tempat Pelayanan Saluampak. Penyuluhan ini diikuti 42 peserta, termasuk Ketua Stasi dan wanita Katolik Paroki.

Dr. Nisma, didampingi Antonius Rapang, SKM, M.M., menekankan pentingnya peningkatan gizi dan kesehatan bagi ibu dan anak. Ia menyatakan, “Kami mendorong peran keluarga dalam pencegahan stunting, mengingat masalah gizi terkait erat dengan keluarga.”

Kabid Kesmas juga mengoptimalkan peran posyandu di desa-desa Lutra untuk deteksi dini stunting. “Kami meminta kader posyandu memperkuat dukungan pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Luwu Utara,” ujarnya.

Dr. Nisma menambahkan, ibu-ibu Katolik di Paroki Sitti Maryam berperan sebagai garda terdepan pencegahan stunting, mengamati kondisi balita setiap bulan di wilayah mereka.

“Antisipasi stunting dimulai sejak awal pernikahan dan berlanjut pada 1.000 hari pertama kehidupan anak,” jelasnya. Dr. Nisma mengimbau masyarakat untuk rutin membawa anak ke posyandu guna menekan angka stunting.

Gerakan pencegahan stunting di Luwu Utara mencakup skrining ibu hamil dan calon pengantin, penimbangan bayi, pencatatan data secara real-time, dan edukasi. Pembentukan satgas umat Katolik diharapkan mempercepat penurunan stunting di Paroki Sitti Maryam Saluampak..** Benny/Yustus.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi