Kamis, 24 September 2026
PENDIDIKAN 09 November 2017, 14:56 WIB 1,387 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Sosialisasi GSIB Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi di Padaan

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 1,387 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sosialisasi GSIB Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi di Padaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Tim Penggerak PKK Kecamatan Japah menggelar sosialisasi GSIB (Gerakan Sayang Ibu dan Bayi) di Balai Desa Padaan, dalam upaya penurunan angka kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi di Japah.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Japah H. Kiswoyo, SH, MSi, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Japah Sri Kiswoyo, Kapala Desa Padaan Dwi Suwartini, Kasi Pemerintahan kecamatan Japah Estu Wahyudi, Pendamping Desa, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Padaan Indarwati, Perangkat Desa Padaan, BPD, LKMD, RT/RW, Tomas, Toga, Karang taruna, serta Kader PKK desa Padaan

Pada Kesempatan itu Kapala Desa Padaan Dwi Suwartini mengungkapkan pentinya GSIB di laksankan karena upaya menurunkan angka kematian ibu yang berkaitan dengan status gizi ibu hamil, kesehatan lingkungan, kesadaran hidup sehat, serta mutu pelayanan kesehatan ibu bersalin.

“Mendeteksi secara dini, mengadakan musyawarah dengan keluarga, memperoleh transportasi dalam rujukan, memperoleh penanganan gawat darurat secara terpadu merupakan cara untuk menanggulangi risiko kematian ibu hamil” ungkapnya.

Lebih Lajut Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Japah Lis Kiswoyo juga mengungkapkan Gerakan Sayang Ibu dan Balita atau GSI-B adalah Suatu Gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat, bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui berbagai kegiatan yang mempunyai dampak terhadap upaya penurunan angka kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi. Tim Pembina GSI (Gerakan Sayang Ibu).

“ kami berharap semua kader – kader PKK untuk mengetahui pentingnya GIS ini, sehingga dapat mendukung pemerintah untuk membatu menurunkan tingkat kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi., “ ujarnya juga.

Menurut Camat Japah. H, Kiswoyo, SH. M.Si Tingginya AKI dan AKB di Indonesia memberikan dampak negati pada berbagai aspek. Kematian Ibu menyebabkan bayi menjadi piatu yang pada akhirnya akan menyebabkan penurunan kualitas SDM akibatnya kurangnya perhatian, bimbingan dan kasih sayang seorang ibu.

“ Adapun Maksud dan Tujuannya pelaksanaan Penyuluhan GISB  Menyegarkan dan meningkatkan pengetahuan kader – kader PKK tentang berbagai program Gerakan Sayang Ibu dan Bayi( GSIB ) dari stake holder terkait, “ ungkapnya.

“ Dengan kata lain GISB adalah gerakan percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi yang dilaksanakan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat, untuk lebih meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian dalam upaya interaktif dan sinergis,” pungkasnya.( AR)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi